Kegiatan ini diikuti mahasiswa Fakultas Sosial dan Humaniora dengan tema Peran KPID dan Mahasiswa dalam Menjaga Ruang Siar yang Sehat.
Ketua KPID Sumatera Barat, Robert Cennedy, mengatakan literasi media menjadi langkah penting untuk membangun pemahaman bersama terhadap informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan, terutama di tengah derasnya arus informasi digital.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin ada pemahaman bersama tentang informasi yang sah, lebih bijak dan lebih kritis terhadap pemilihan media,” kata Robert Cennedy.
Ia menegaskan masyarakat, khususnya mahasiswa, diharapkan tidak ikut mendistribusikan konten yang belum jelas kebenarannya.
Mahasiswa dinilai memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas bermedia.
Sambutan sekaligus pembukaan kegiatan disampaikan Wakil Rektor I Universitas Nahdlatul Ulama, Dr Ir Zasmeli Suhaemi MP.
Ia mengingatkan mahasiswa agar mampu memilah dan memilih konten digital, terutama konten provokatif dan tidak mendidik yang marak di media sosial.
“Mahasiswa harus selektif, termasuk terhadap konten caruik yang beredar luas di media sosial,” ujarnya.
Materi pertama disampaikan Komisioner Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Sumbar, Yusrin Trinanda.
Ia mengangkat tema inovasi mahasiswa dalam mewujudkan ruang siar digital yang sehat dan menekankan peran mahasiswa sebagai produsen konten yang bertanggung jawab serta beretika.
“Mahasiswa tidak hanya penikmat, tetapi juga pencipta dan penyebar informasi. Inovasi harus disertai kesadaran etika agar berdampak positif bagi masyarakat,” kata Yusrin.
Materi selanjutnya disampaikan Wakil Ketua KPID Sumbar, Eka Jumiati. Ia menegaskan mahasiswa memiliki tanggung jawab moral sebagai agen pengawas media sekaligus kontrol sosial terhadap isi siaran dan konten digital.
“Pemahaman etika penyiaran penting agar mahasiswa kritis dan tidak ikut menyebarkan konten yang melanggar etika atau hoaks,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif. Pihak kampus berharap mahasiswa UNU dapat berperan aktif sebagai pelopor dalam membangun budaya bermedia yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.(yud)
Editor : Hendra Efison