Hal itu terjadi akibat adanya pohon tumbang dan material longsor yang menutupi badan jalan, tepatnya di jalan nasional pendakian Bukit Pulai, Kecamatan Batang Kapas pukul 18.00 WIB. Hingga berita ini dikirim, ruas jalan belum bisa dilewati oleh kendaraan.
Menurut keterangan Briptu David, anggota pengamanan lalu lintas Polres Pessel yang berada di lokasi, material longsor dan pohon tumbang telah sepenuhnya menghalangi jalan, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat dan pengendara.
"Arus lalu lintas masih terhenti total karena material longsor cukup besar dan pohon yang tumbang melintang di jalan. Kami telah berkoordinasi dengan dinas terkait, dan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum sedang dalam perjalanan ke lokasi," ujar Briptu David.
Hingga berita ini diturunkan, tim pengamanan dan masyarakat setempat sedang berupaya membersihkan sebagian material longsor secara manual sambil menunggu alat berat tiba untuk menangani pembersihan lebih lanjut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pessel, Yuskardi, ketika dihubungi Padang Ekspres bahwa pihaknya sudah menurunkan tim kelapangan untuk melakukan penanganan di lokasi tersebut.
“Selain itu kita juga sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) dalam melakukan perbaikan ruas jalan yang tertimbun longsor dan pohon tumbang ini. Upaya ini kami lakukan agar arus lalulintas dari dua arah ini bisa kembali normal,” jelasnya.
Namun kepada pengendara dia meminta untuk bersabar, sebab memang tidak ada jalur alternatif dari dua arah tersebut.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terkait dengan curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari terakhir.
Sebab bisa menimbulkan risiko longsor, terutama sekali di kawasan perbukitan seperti Bukit Pulai. “Untuk kenyamanan masyarakat, kami akan memberikan informasi lebih lanjut terkait perkembangan terbaru dari lokasi pohon tumbang dan tanah longsor ini,” timpalnya. (yon)
Editor : Adetio Purtama