Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Buka Pelatihan Tenaga Konstruksi 2025, Hendrajoni Tegaskan Integritas dan Kualitas Pembangunan

Yoni Syafrizal • Selasa, 18 November 2025 | 15:40 WIB

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni membuka Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi 2025 di Painan, menekankan pentingnya integritas dan kualitas pembangunan.(Foto: Prokopim)
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni membuka Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi 2025 di Painan, menekankan pentingnya integritas dan kualitas pembangunan.(Foto: Prokopim)
PADEK.JAWAPOS.COM-Bupati Pesisir Selatan (Pessel) Hendrajoni resmi membuka Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi 2025 yang digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Pessel di Hotel Hannah Painan.

Kegiatan ini diikuti puluhan peserta dari berbagai kecamatan dan bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) konstruksi di daerah.

Bupati Hendrajoni menegaskan bahwa kebutuhan tenaga konstruksi kompeten semakin mendesak seiring percepatan pembangunan infrastruktur di Pessel. Ia menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pelatihan yang dinilai penting untuk memperkuat profesionalisme pekerja di lapangan.

“Pekerja konstruksi harus memahami spesifikasi teknis, bekerja sesuai prosedur, dan menjunjung integritas. Hasil pembangunan harus aman dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Hendrajoni.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan ketat pada setiap proyek dan meminta peserta tidak melakukan praktik yang melanggar hukum, seperti suap atau pengurangan kualitas material.

“Integritas adalah pondasi utama pembangunan yang berkualitas, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Tekankan Kualitas dan Pengawasan Proyek

Bupati juga menyoroti sejumlah kasus kerusakan bangunan yang muncul dalam waktu singkat setelah proyek selesai. Menurutnya, hal tersebut terjadi akibat lemahnya disiplin dalam menerapkan standar konstruksi.

“Dengan pelatihan ini, saya berharap kompetensi tenaga kerja meningkat sehingga kualitas pembangunan dapat dijaga secara berkelanjutan,” tambahnya.

Hendrajoni menyebut bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada anggaran, tetapi juga kualitas SDM yang mengelola pekerjaan di lapangan.

Kepala Dinas PUTR: Sertifikasi untuk Standar Nasional

Kepala Dinas PUTR Pessel, Yusvianty, menjelaskan bahwa pelatihan dan sertifikasi ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan setiap pekerjaan konstruksi ditangani oleh tenaga profesional yang memiliki sertifikat keahlian sesuai standar nasional.

“Pelatihan ini memperkuat kompetensi pekerja agar lebih disiplin, memahami aturan teknis, dan mampu mencegah kesalahan yang berpotensi menimbulkan kerugian,” jelasnya.

Yusvianty menambahkan bahwa peningkatan kapasitas SDM konstruksi sangat penting untuk menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Pelatihan Tenaga Konstruksi 2025 #Pembangunan infrastruktur Pessel #pessel #Sertifikasi konstruksi 2025 #integritas #kompetensi #hendrajoni