Sekretaris Satpol PP dan Dinas Damkar Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi, menyebut pihaknya menerima laporan sekitar pukul 08.30 WIB dan segera mengerahkan dua unit armada pemadam berkapasitas 4.000 dan 5.000 liter.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 09.15 WIB sesuai prosedur.
Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat sekitar pukul 08.40 WIB.
Figo, warga yang tinggal tepat di depan lokasi, melihat kobaran api dari ruang tengah rumah korban, yang terhalang lemari.
Korban diketahui menderita stroke dan tidak dapat berjalan, sehingga upaya penyelamatan gagal.
Dongki menjelaskan, tumpukan kain milik istri korban yang bekerja sebagai tukang jahit menyebabkan api cepat membesar.
Upaya warga menggunakan peralatan seadanya tidak berhasil mengendalikan kobaran sebelum petugas Damkar tiba.
Setelah api berhasil dipadamkan, Tim Identifikasi Polres Pesisir Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Jasad Syaiful Ikhlas ditemukan dalam kondisi hangus terbakar dan dievakuasi ke RSUD M. Zein Painan.
Selain korban jiwa, kebakaran menghanguskan seluruh bangunan dan isi rumah. Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp200 juta.
Dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting atau arus pendek listrik pada instalasi rumah.(CC1)
Editor : Hendra Efison