Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Polres-Pemkab Pessel Tanam Jagung Serentak Perkuat Ketahanan Pangan 2026

Yoni Syafrizal • Selasa, 10 Maret 2026 | 08:15 WIB

Kapolres Pessel AKBP Derry Indra bersama Forkopimda dan Pemkab saat melakukan penanaman jagung secara simbolis di Nagari Painan Timur, Sabtu (7/3).
Kapolres Pessel AKBP Derry Indra bersama Forkopimda dan Pemkab saat melakukan penanaman jagung secara simbolis di Nagari Painan Timur, Sabtu (7/3).
PADEK.JAWAPOS.COM–Kepolisian Resor (Polres) Pesisir Selatan (Pessel) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pessel melakukan penanaman jagung serentak kuartal I tahun 2026 di Nagari Painan Timur, Kecamatan IV Jurai, Sabtu (7/3). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan daerah terhadap program swasembada pangan nasional.

Kapolres Pessel, AKBP Derry Indra, mengatakan gerakan penanaman jagung tersebut merupakan bentuk komitmen jajaran kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

”Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program swasembada pangan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden. Kami berharap langkah ini dapat meningkatkan produksi jagung serta membantu memperkuat ketahanan pangan masyarakat," ujar Kapolres didampingi Pelaksana Harian (PLH) Kepala Dinas Pertanian Pessel, Hendro Kurniawan.

”Kami menargetkan pada tahun 2026 hasil panen jagung dapat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan di daerah,” jelasnya.

Selain melakukan penanaman, Kapolres menambahkan pihaknya juga berupaya membantu menjembatani berbagai persoalan yang dihadapi petani, khususnya terkait ketersediaan pupuk subsidi dan bibit jagung.

Menurutnya, data kebutuhan petani akan dihimpun bersama pemerintah daerah untuk kemudian disampaikan kepada instansi terkait agar dapat diperjuangkan melalui kementerian di tingkat pusat.

Sementara itu, Plh Kepala Dinas Pertanian, Hendro Kurniawan menjelaskan pemerintah daerah siap berkolaborasi dengan jajaran kepolisian dalam menyukseskan program swasembada pangan nasional.

Ia menjelaskan pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian akan terus berupaya menjamin ketersediaan sarana produksi pertanian, termasuk pupuk subsidi dan bibit jagung bagi para petani di di daerah itu.

”Kami menyambut baik sinergi antara Polres Pessel pemerintah daerah, dan para petani dalam mendukung peningkatan produksi jagung. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Hendro juga mengungkapkan pada tahun 2025 lalu Dinas Pertanian Pessel menerima bantuan dari Kementerian Pertanian RI untuk pengembangan tanaman jagung seluas sekitar 10 ribu hektare. Sedangkan pada tahun 2026 ini, pemerintah daerah kembali memperoleh dukungan pengembangan lahan jagung seluas sekitar 6 ribu hektare yang akan segera didistribusikan kepada para petani di berbagai kecamatan.

Ia berharap program tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani sehingga produksi jagung di Pesisir Selatan terus meningkat dan mampu mendukung target swasembada pangan nasional.

”Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta keterlibatan berbagai pihak termasuk Polri, kami optimistis sektor pertanian jagung di Pesisir Selatan akan semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (*) 

 

Editor : Eri Mardinal
#ketahanan pangan #tanam jagung #Pemkab Pessel #Polres Pessel