Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ular Piton Masuk Permukiman di Rambatan

Safrizal Putra • Selasa, 21 April 2026 | 10:25 WIB
Petugas Damkar Tanahdatar mengevakuasi ular Piton yang masuk ke pemukiman warga di Nagari Padangmagek, Kecamatan Rambatan, Senin (20/4) pagi. (SAFRIZAL PUTRA/PADEK)
Petugas Damkar Tanahdatar mengevakuasi ular Piton yang masuk ke pemukiman warga di Nagari Padangmagek, Kecamatan Rambatan, Senin (20/4) pagi. (SAFRIZAL PUTRA/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM - Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tanahdatar berhasil mengevakuasi seekor ular jenis Piton yang masuk ke kawasan pemukiman warga di Nagari Padangmagek, Kecamatan Rambatan, pada Senin (20/4) pagi.

Peristiwa ini bermula saat seorang warga bernama Fauzan, 34, yang juga merupakan tenaga harian lepas (THL) di Kantor Camat Rambatan, melaporkan keberadaan ular tersebut. Rasa khawatir warga dipicu oleh posisi ular yang berada di lingkungan padat aktivitas masyarakat di Jorong Guguakgadang.

Kasat Damkar Tanahdatar Khairunas melalui Kasi Ops Dendi Rendoni mengatakan mengonfirmasi bahwa laporan diterima sekitar pukul 08.50 WIB. Tim evakuasi segera bergerak menuju lokasi untuk mengamankan reptil tersebut agar tidak menimbulkan kerugian lebih lanjut. Proses evakuasi dilakukan oleh Piket Regu 3 Mako Damkar dengan dukungan personel tambahan.

Dendi menjelaskan ular yang dievakuasi merupakan jenis Piton atau Sanca Batik. Meski secara medis dikategorikan sebagai ular tidak berbisa, ukuran dan lilitannya dinilai tetap membahayakan keselamatan warga maupun hewan ternak di sekitar lokasi.

“Jenis ular yang kami amankan adalah Piton. Walaupun tingkat bisanya tidak ada, keberadaannya tetap memicu keresahan karena masuk ke area yang sering dilalui warga,” tambah Dendi.

Petugas di lapangan menggunakan peralatan khusus untuk menjepit kepala ular guna meminimalisir risiko serangan saat pemindahan. Setelah berjibaku beberapa saat, tim berhasil mengamankan ular tersebut ke dalam karung untuk dibawa menjauh dari lokasi pemukiman warga.

Pascaevakuasi, pihak Damkar Tanahdatar mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi munculnya hewan melata, terutama saat kondisi cuaca tertentu yang memicu ular keluar dari sarangnya.

“Kami mengapresiasi kesigapan warga yang langsung melapor kepada petugas dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri. Jika ditemukan kembali hewan serupa, segera hubungi petugas Damkar,” tutupnya. (cc8)

Editor : Adriyanto Syafril
#evakuasi #ular piton