Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

16 Aparatur Kelurahan Dilatih Menulis dan jadi Konten Kreator

Yuwardi Tanjung • Jumat, 24 April 2026 | 10:50 WIB
Sekretaris Dinas Kominfo Padangpanjang, Dr. Elmawati membuka workshop tentang penulisan dan audio visual untuk staf kelurahan se-Kota Padangpanjang di aula Diskominfo, Kamis (23/4). (DOK DISKOMINFO PADANGPANJANG)
Sekretaris Dinas Kominfo Padangpanjang, Dr. Elmawati membuka workshop tentang penulisan dan audio visual untuk staf kelurahan se-Kota Padangpanjang di aula Diskominfo, Kamis (23/4). (DOK DISKOMINFO PADANGPANJANG)

PADEK.JAWAPOS.COM - Para staf kelurahan di 16 Kelurahan Kota Padangpanjang bisa berperan menjadi ujung tombak informasi dan diseminasi berbagai kegiatan yang berkaitan dengan program unggulan Pemko Padang Panjang.

Karena itu perlu pembekalan kepada para staf kelurahan untuk dapat memahami teknis dasar pembuatan berita, narasi konten dan konten video di media sosial.
Hal itu dikatakan Sekretaris Dinas Kominfo Padangpanjang, Dr. Elmawati ketika membuka workshop singkat tentang penulisan dan audio visual untuk staf kelurahan se-Kota Padangpanjang, Kamis (23/4) di aula Diskominfo.

Menurutnya, hampir seluruhnya dari 33 Progul Pemko Padangpanjang berada di kelurahan. Karena itu patut dan dapat diyakini semua kelurahan berotensi melakukan sosialisasi dan menyebarkan informasi tentang bagaimana progul-progul itu dilaksanakan di keluarahannya

Menurut Kabid IKP Maryulis Max, kegiatan ini merupakan kegiatan dalam rangka memberi kesempatan kepada aparatur kelurahan untuk menguasai teknis penulisan dan pembuatan konten medsos yang dapat mendorong tersebarnya berbagai kegiatan yang berhubungan dengan Progul Pemko.

Dua narasumber yang memberikan materi dalam acara itu adalah wartawan senior Eko Yanche Edrie dan Defri Mulyadi. Eko, Wakil Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumbar menyebutkan bahwa pendekatan jurnalisme warga akan sangat cocok tugas-tugas aparat kelurahan ini.

“Daripada postingan yang tidak bermanfaat, maka setiap aparat kelurahan yang ditunjuk menggawangi medsos kelurahan lebih bagus membuat akun medsos itu menjadi media yang berguna bagi masyarakat luas dan untuk mendukung semua Progul Pemko yang ada di tiap kelurahan,” ujar Eko.

Dengan pelatihan ini pula, secara akumulatif tingkat ketersebaran informasi tentang Progul Padangpanjang bisa menjadi lebih tinggi dan luas. “Sebagian beban diseminasi informasi Kota yang ada di Diskominfo maupun di Bagian Adpim bisa terbagi kepada 16 kelurahan dan 2 Kecamatan,” ujar dia.

Sementara itu Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumbar Defri Mulyadi dalam paparannya mengatakan dengan teknologi, semua bentuk informasi, konten dan penyebarannya tidak lagi menjadi hal yang mahal.

“Cukup dengan ponsel saja, staf kelurahan bisa menjadi konten kreator bahkan bisa menjadi presenter untuk kanal-kanal Youtube Pemko Padangpanjang,” kata Defri yang akrab disapa Imung ini.

Imung juga mengatakan pada sebagian orang memiliki ponsel canggih dan mahal hanya digunakan untuk sekadar telepon dan buka Youtube atau WA. “Padahal ponsel canggih itu memilik banyak fitur yang dapat membantu berbagai keperluan produksi, pencarian, pembuatan dan penyebaran konten informasi,” ujar Imung.

 

Ia menyarankan semua aparat kelurahan yang ditugasi menjalankan fungsi humas kelurahan jangan membuat ponselnya jadi mubazir. Gunakan semua fitur untuk keperluan produksi konten yang bagus dan tepat serta canggih. Dalam dua sesi presentasi dari dua pemateri itu peserta kemudian mendiskusikan bersama lalu membuat tugas kelompok yang diarahkan oleh kedua pemateri itu. (wrd)

Editor : Adriyanto Syafril
#menulis #kelurahan #konten kreator