Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pilwana Ditunda, Warga Demo Bupati

Aris Prima Gunawan • Selasa, 19 Mei 2026 | 07:17 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

PADEK.JAWAPOS.COM - Ratusan masyarakat Nagari Kasang, Kecamatan Batanganai, Kabupaten Padangpariaman, menggelar demonstrasi untuk mendesak Bupati Padangpariaman mencabut Surat Keputusan (SK) mengenai penundaan Pemilihan Walinagari (Pilwana) serentak di daerah tersebut.

Warga menilai keputusan penundaan yang dilakukan secara sepihak itu telah mencederai prinsip demokrasi di tingkat nagari. Koordinator aksi, Yosrizal, mengatakan bahwa kebijakan yang diambil Bupati merupakan bentuk campur tangan yang dapat merusak nilai-nilai demokrasi di tengah masyarakat.

“Menurut kami, tidak ada alasan kepala daerah mengambil keputusan sepihak terkait penundaan itu. Kebijakan tersebut seharusnya tidak dilakukan,” ujar Yosrizal pada Senin (18/5).

Masyarakat Nagari Kasang merasa diperlakukan tidak adil oleh pemerintah daerah. Dari 74 nagari yang dijadwalkan melaksanakan Pilwanag serentak pada Juni mendatang, hanya Nagari Kasang yang mengalami penundaan tanpa penjelasan yang jelas.

Akibat keputusan itu, hak pilih lebih dari 12 ribu warga yang telah terdaftar sebagai pemilih turut terdampak. “Kami meminta perlakuan yang adil dari Bupati. Mengapa hanya Kasang yang ditunda?” kata Yosrizal.

Sebelum turun ke jalan, warga mengaku telah mengirimkan petisi yang ditandatangani sekitar 1.000 masyarakat setempat. Namun, mereka menilai aspirasi tersebut belum mendapat tanggapan dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

Massa juga mengancam akan mengerahkan jumlah demonstran yang lebih besar apabila tuntutan pencabutan SK penundaan tidak segera dipenuhi. Selain itu, warga menyatakan siap melakukan aksi boikot di tingkat lokal sebagai bentuk protes atas tidak adanya titik terang dalam dialog dengan pemerintah daerah.

“Kami akan kembali menggelar aksi dengan massa yang lebih banyak. Bahkan, kami siap menutup total Kantor Nagari Kasang jika tuntutan ini terus diabaikan,” tegas Yosrizal

Sampai berita ini diterbitkan, Pemkab Padangpariaman belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan khusus penundaan Pilwana di Nagari Kasang. (apg)

Editor : Adriyanto Syafril
#padang pariaman #Pilwana