Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Retret Perdana, Walnag Diminta Bermental Melayani

Yoni Syafrizal • Kamis, 18 Juni 2026 | 08:45 WIB
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni didampingi Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim dan Kepala DPMD Pesisir Selatan Mar Alamsyah berfoto bersama para wali nagari sebelum keberangkatan mengikuti retret di Kampus IPDN Sumatera Barat, Baso, Kabupaten Agam, dari halaman Kantor Bupati Pesisir Selatan, Rabu (17/6).
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni didampingi Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim dan Kepala DPMD Pesisir Selatan Mar Alamsyah berfoto bersama para wali nagari sebelum keberangkatan mengikuti retret di Kampus IPDN Sumatera Barat, Baso, Kabupaten Agam, dari halaman Kantor Bupati Pesisir Selatan, Rabu (17/6).

PADEK.JAWAPOS.COM -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memberangkatkan sebanyak 86 wali nagari untuk mengikuti retret perdana yang digelar selama enam hari, 17–22 Juni 2026, di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Sumatera Ba­rat, Baso, Kabupaten Agam.

Keberangkatan para wali nagari itu dilepas langsung oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, melalui apel bersama di halaman Kantor Bupati Pesisir Selatan, Rabu (17/6). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim, unsur Forkopimda, para asisten dan staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta camat se-Pesisir Selatan.

Retret ini menjadi langkah strategis Pemkab Pesisir Selatan untuk meningkatkan kapasitas sekaligus membentuk mental kepemimpinan para wali nagari sebagai ujung tombak pelayanan pemerintahan di tingkat paling dekat dengan masya­rakat.

Bupati Hendrajoni menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana pembinaan yang terarah guna menyelaraskan visi dan misi peme­rintah dae­rah dengan pemerintahan nagari.

“Retret ini bertujuan meningkatkan kapasitas, membina mental, dan menyelaraskan visi serta misi peme­rintah daerah dengan pemerintahan nagari. Wali nagari tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus memiliki tujuan yang sama dalam membangun Pesisir Selatan,” ujarnya.

Menurut Hendrajoni, retret menjadi momentum penting untuk meluruskan niat dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin. Karena itu, seluruh peserta diminta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh.

“Retret ini bukan ajang hiburan, tetapi instrumen untuk mengisi ulang energi, memperkuat mental, dan menegakkan disiplin agar semakin siap melayani masyarakat,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa wali nagari memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik. Untuk itu, seorang pemimpin nagari harus memiliki integritas, ketangguhan, serta memahami konsep ke­pemimpinan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Dalam pelaksanaan program ter­sebut, Pemkab Pesisir Selatan menggandeng IPDN Baso sebagai mitra peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan nagari. Hendrajoni me­minta para peserta memanfaatkan ke­sempatan tersebut secara maksimal.

“Saya ingin para wali nagari me­nyerap ilmu kepamongprajaan sebanyak-banyaknya dan pulang dengan mentalitas melayani, bukan dilayani,” katanya.

Selain peningkatan kapasitas dan wawasan kepemimpinan, Bupati juga berharap para wali nagari semakin aktif turun ke lapangan setelah me­ngikuti retret. Kehadiran pemimpin di tengah masyarakat dinilai penting untuk memahami persoalan secara langsung sekaligus mempercepat pelayanan.

“Saya berharap wali nagari lebih sering berada di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, dan memberikan pelayanan yang cepat serta tepat. Jadilah pemimpin yang dirasakan kehadirannya oleh masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pesisir Selatan, Mar Alamsyah, menjelaskan bahwa jumlah peserta awal yang direncanakan me­ngikuti retret sebanyak 89 wali nagari. Namun, tiga orang tidak dapat me­ngikuti kegiatan tersebut karena alasan tertentu. “Sebanyak satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya mendampingi keluarga inti yang sakit, sehingga peserta yang berangkat berjumlah 86 orang,” jelasnya.

Mar Alamsyah berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik sehingga mampu me­ning­katkan kualitas kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan nagari.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas, memperbaiki tata kelola pemerintahan nagari, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik setelah para wali nagari kembali ke wilayah masing-masing,” tutupnya. (yon)

Editor : Adriyanto Syafril
#Pemkab Pessel