PADEK.JAWAPOS.COM -- Kecamatan Airpura, Kabupaten Pesisir Selatan, terus mendorong transformasi layanan publik berbasis digital hingga ke tingkat nagari. Upaya tersebut dilakukan melalui Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Integrasi Layanan Administrasi Digital yang melibatkan seluruh aparatur nagari di wilayah tersebut.
Kegiatan yang digelar pada Senin (15/6) itu menghadirkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pesisir Selatan sebagai narasumber. Peserta terdiri atas seluruh wali nagari se-Kecamatan Airpura, sekretaris nagari, serta operator layanan administrasi.
Camat Airpura, Legiandru, mengatakan penguatan kapasitas aparatur nagari menjadi kebutuhan mendesak di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, dan transparan.
Menurutnya, layanan administrasi digital merupakan sistem pelayanan yang memanfaatkan teknologi informasi untuk mempermudah masyarakat mengurus berbagai kebutuhan administrasi tanpa harus datang langsung ke kantor wali nagari.
“Layanan administrasi digital adalah sistem pelayanan yang memanfaatkan teknologi informasi untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi tanpa harus datang langsung ke kantor wali nagari,” ujar Legiandru saat dihubungi, kemarin (18/6).
Ia menjelaskan, penerapan layanan digital tersebut sejalan dengan regulasi pemerintah mengenai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang mendorong transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas pelayanan publik.
Melalui sistem digital, lanjutnya, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan, mulai dari pengurusan surat-menyurat, data kependudukan, hingga informasi pemerintahan secara lebih cepat dan mudah.
Legiandru menegaskan, tujuan utama kegiatan tersebut adalah menciptakan aparatur nagari yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memberikan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa ke depan pelayanan publik tidak lagi bergantung pada proses manual, melainkan beralih ke sistem yang terintegrasi dan terdokumentasi secara digital.
“Kami berharap aparatur nagari dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam bimtek ini sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif, efisien, dan transparan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Aplikasi Informatika Dinas Kominfo Pesisir Selatan, Syafrudin, menyebutkan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program penguatan digitalisasi pemerintahan daerah yang akan diterapkan secara bertahap di seluruh kecamatan.
“Ya, kegiatan sosialisasi dan bimtek integrasi layanan administrasi digital ini sudah kita laksanakan di Airpura dan akan terus kita lanjutkan ke kecamatan lainnya di Pesisir Selatan,” ujar Syafrudin saat dihubungi, Kamis (18/6).
Menurutnya, layanan administrasi digital merupakan sistem pelayanan publik berbasis aplikasi yang dirancang untuk mengintegrasikan berbagai jenis layanan dalam satu platform.
Penerapan sistem tersebut, katanya, berlandaskan kebijakan nasional terkait transformasi digital pemerintahan serta implementasi SPBE di tingkat daerah.
Syafrudin menjelaskan, program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat proses administrasi, serta meminimalkan potensi kesalahan dan penyalahgunaan wewenang.
Ia menambahkan, sasaran utama yang ingin dicapai adalah terwujudnya nagari digital yang mampu memberikan layanan cepat, tepat, dan terukur kepada masyarakat.
“Kami berharap seluruh nagari di Pesisir Selatan dapat mengadopsi sistem ini sehingga pelayanan publik menjadi lebih modern dan mudah diakses oleh masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi dan bimtek berlangsung lancar serta mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Program tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan pemerintahan nagari yang profesional, modern, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan masyarakat. (yon)
Editor : Adriyanto Syafril