Fokus utama perusahaan kali ini adalah pada strategi jangka panjang untuk pasar server dan kecerdasan buatan (AI) di sektor enterprise.
Dalam presentasi tersebut, AMD menampilkan roadmap prosesor Zen 6 dan Zen 6c, yang dijadwalkan meluncur pada 2026.
Kedua chip akan menggunakan proses fabrikasi 2 nanometer dari TSMC, produsen semikonduktor asal Taiwan yang juga memasok chip seri M untuk Apple.
Arsitektur Zen 6c dirancang lebih hemat daya, sementara Zen 6 utama difokuskan untuk performa tinggi di segmen server.
Selain itu, AMD juga menyinggung Zen 7, arsitektur generasi berikutnya yang akan hadir setelah 2026.
Zen 7 dikabarkan membawa “matrix engine” baru untuk memperkuat kinerja AI dan machine learning, serta menggunakan node fabrikasi generasi lanjutan, kemungkinan TSMC A16.
Meski belum ada jadwal pasti, chip ini diproyeksikan menjadi tonggak penting bagi AMD dalam menghadapi persaingan dengan Intel dan NVIDIA di ranah komputasi AI.
CTO AMD Mark Papermaster menjelaskan bahwa roadmap ini difokuskan pada lini EPYC, prosesor server unggulan AMD.
Namun, belum ada detail lebih lanjut mengenai penerapan arsitektur Zen 6 dan Zen 7 pada CPU desktop Ryzen, yang kemungkinan akan diumumkan pada fase berikutnya.
Sementara itu, di sektor laptop, Jack Huynh, General Manager AMD untuk Computing and Graphics Group, mengungkapkan roadmap berbeda.
AMD tengah menyiapkan chip “Gorgon” untuk 2026 dan “Medusa” untuk 2027, dengan fokus utama pada optimalisasi beban kerja AI di perangkat mobile.
Baca Juga: Pemkab Pesisir Selatan Hibahkan 2 Hektare Lahan untuk Gudang Bulog, Perkuat Ketahanan Pangan Sumbar
Meski begitu, bocoran sebelumnya menyebut bahwa Gorgon kemungkinan masih berbasis arsitektur Zen 5, bukan Zen 6, sehingga rincian finalnya masih menunggu konfirmasi resmi.
Langkah ini menegaskan strategi AMD untuk memperkuat posisinya di pasar komputasi cerdas dan efisien energi, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan performa tinggi di era AI generatif. (CC6)
Editor : Hendra Efison