Kegiatan dihadiri 100 undangan, terdiri dari perangkat desa, lembaga desa, tokoh masyarakat, unsur pemerintah, dan stakeholder terkait.
Kepala Desa Santur, Sri Adianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan menekankan pentingnya partisipasi warga dalam perencanaan pembangunan.
“Musrenbang Desa adalah wadah partisipasi masyarakat dalam menyusun perencanaan pembangunan desa yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Sekretaris Dinas Sosial PMD PPA Kota Sawahlunto, Yofi Aldiana, SE, yang mewakili Kepala Dinas, menegaskan pentingnya keselarasan program desa dengan visi pembangunan kota serta prioritas pemerintah pusat dan daerah.
Sementara itu, Kabid PPIK Barenlitbangda Kota Sawahlunto, Maizurni, ST, MT, menyampaikan arahan teknis sinkronisasi perencanaan. “Usulan desa harus terakomodir dalam Musrenbang tingkat kecamatan hingga kota,” katanya.
Anggota DPRD Kota Sawahlunto Dapil 1, H. Lazwardi, menegaskan dukungan penuh terhadap aspirasi masyarakat.
“Kita kawal bersama di Musrenbang Kecamatan hingga Kota, agar di 2026 usulan prioritas Kantor Desa Santur bisa terlaksana,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Anggota DPRD lainnya, Siadi, yang menegaskan komitmen dewan memperjuangkan aspirasi Desa Santur.
Musrenbang secara resmi dibuka Camat Barangin, Irwan Junaidi, SE. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam menyukseskan pembangunan berkelanjutan.
Rapat dipimpin Sekretaris Desa Santur sekaligus Ketua Tim RKPDes 2026, Yanti Desvita, SE, bersama Mahyudin. Forum menetapkan lima prioritas utama: pembangunan Kantor Desa Santur, pembangunan jalan menuju objek wisata Puncak Manise, pembangunan drainase, pelatihan UMKM, dan pemberdayaan kelompok tani.
Turut hadir anggota DPRD Kota Sawahlunto, perwakilan Barenlitbangda, Dinas Sosial PMD PPA, Kapolsek Barangin, Babinsa, Bhabinkamtibmas, TAPM, pendamping desa, perangkat desa, lembaga desa, hingga perwakilan masyarakat.
Hasil Musrenbang Desa Santur 2025 akan dituangkan dalam dokumen RKPDes 2026 dan DU RKPDes 2027 sebagai dasar pembangunan desa. Acara berlangsung lancar, tertib, dan penuh partisipasi warga.(*)
Editor : Hendra Efison