Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Program BMN PT Semen Padang Dorong UMKM dan Petani Koto Lalang Tingkatkan Nilai Tambah Produk

Hendra Efison • Senin, 27 Oktober 2025 | 10:13 WIB

PT Semen Padang menyalurkan bantuan Rp64 juta untuk petani dan UMKM Koto Lalang melalui program Basinergi Mambangun Nagari guna mendorong kemandirian ekonomi.
PT Semen Padang menyalurkan bantuan Rp64 juta untuk petani dan UMKM Koto Lalang melalui program Basinergi Mambangun Nagari guna mendorong kemandirian ekonomi.
PADEK.JAWAPOS.COM—PT Semen Padang menyalurkan bantuan senilai Rp64 juta kepada masyarakat Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Bantuan ini merupakan bagian dari program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) yang berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat di bidang ekonomi produktif.

Bantuan tersebut terdiri dari satu unit mesin hand tractor, satu unit mesin potong rumput, dan dua unit mesin semprot hama dengan total nilai Rp50 juta.

Selain itu, disalurkan pula bantuan modal usaha sebesar Rp7 juta untuk pengembangan usaha itik petelur, serta Rp7 juta untuk peningkatan kapasitas UMKM pengrajin arang batok kelapa.

Staf TJSL Unit CSR PT Semen Padang, Nurwan, yang menyerahkan bantuan tersebut, berharap peralatan pertanian dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik agar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Harapan kami, peralatan ini tidak hanya digunakan sesaat, tetapi dijaga agar manfaat sosialnya bisa berkelanjutan bagi para petani,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Nurwan juga mendorong penerima bantuan usaha arang batok kelapa agar mengembangkan produk dengan nilai jual lebih tinggi.

Ia mencontohkan potensi produksi briket sebagai inovasi yang dapat memperluas pasar UMKM tersebut.

Sementara itu, untuk bantuan budidaya itik petelur yang dikelola Karang Taruna, Nurwan mengingatkan pentingnya kesiapan dan pengetahuan sebelum memulai usaha.

“Beternak itik petelur membutuhkan ketekunan dan keterampilan khusus. Sebelum memulai, tingkatkan dulu kemampuan agar hasilnya optimal,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan program tidak lepas dari sinergi antara masyarakat, pengurus Forum Nagari, dan perusahaan.

“Kami dari PT Semen Padang tidak bisa berjalan sendiri. Semua pihak perlu terlibat dan mengawasi agar program berjalan sesuai tujuan dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” tutupnya.(*)

Editor : Hendra Efison
#pt semen padang #Program BMN 2025 #Koto Lalang Padang #bantuan masyarakat