Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

108 TP-PKK Jorong Dapat Bimtek Stunting

Yulicef Anthony • Senin, 24 Juni 2024 | 12:47 WIB

PENUH HARAPAN: Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir usai memberikan pengarahan dalam Bimtek Intervensi Serentak Pencegahan Stunting terhadap TP-PKK Jorong se-Kabupaten Sijunjung.(Anton/Padek)
PENUH HARAPAN: Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir usai memberikan pengarahan dalam Bimtek Intervensi Serentak Pencegahan Stunting terhadap TP-PKK Jorong se-Kabupaten Sijunjung.(Anton/Padek)

PADEK.JAWAPOS.COM-Untuk menurunkan angka stunting, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sijunjung terus melakukan berbagai program kegiatan. Kali ini menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Intervensi Serentak Pencegahan Stunting terhadap TP-PKK Jorong se-Kabupaten Sijunjung, Minggu (23/6). 

Bimtek tersebut merupakan angkatan ke-II, dilaksanakan di Rocky Hotel Padang, berlangsung selama 3 hari dengan jadwal penutupan Minggu (23/6). Tercatat diikuti oleh 108 orang Ketua TP-PKK Jorong dari tiga kecamatan. 

Meliputi dari Kecamatan Kupitan 14 orang, Koto VII 36 orang, dan Sumpur Kudus 55 orang. Ditambah tim pendamping dari masing-masing kecamatan sebanyak 1 orang, serta dari unsur TP-PKK Kecamatan

Kegiatan ini digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Sijunjung, dibuka secara resm oleh Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir dan lengkap dihadiri Wakil Bupati Sijunjung H. Iraddatillah, Ketua TP PKK Sijunjung Nedia Fitri Benny Dwifa, Kepala DPMN Joni Antonius, serta sejumlah kepala OPD terkait lainnya, Jumat (21/6). Kemudian acara penutupan dilaksanakan Minggu (23/6).

Bupati Sijunjung, Benny Dwifa dalan acara penutupan mengungkapkan, TP-PKK Jorong menjadi ujung tombak pelaksanaan program PKK di nagari, dan diharapkan memiliki peran penting dalam pengentasan angka stunting di setiap nagari. 
Dalam hal ini tentunya melalui berbagai program secara tepat, terarah, hingga masyarakat betul-betul melaksanakannya penuh kesadaran.  

“Kami berharap Ketua PKK Jorong selalu mensupport kepala jorong yang menjadi ujung tombak dalam pembangunan. Ketua PKK Jorong juga diharapkan dapat mendukung peningkatan ilmu, iman dan tagwa bagi anak-anak di daerah masing-masing,” ujar Benny.  Sasaran akhir yang harus dicapai yakni bagaimana agar anak- anak Sijunjung juga mampu bersaing di masa depan, sehat, dan bebas stunting.

Semetara itu Kepala DPMN Kabupaten Sijunjung Joni Antonius menuturkan kegitan tersebut bertujuan untuk meningkatkan peran dan fungsi Tim PKK sebagai lembaga kemasyarakatan nagari dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui keluarga. 

Dengan demikian TP PKK Jorong memjadi proaktif melaksanakan gerakan intervensi serentak dalam pemberantasan dan pencegahan stunting di Kabupaten Sijunjung. Bahkan gerakan ini akan dilakukan serentak secara nasional di 38 provinsi, sehingga didapatkan data akurat “by name by address” yang nantinya dijadikan dasar pemberian intervensi program yang semakin terarah dan tepat sasaran.

“Setelah bimtek ini seluruh peserta diharapkan langsung action di daerah masing-masing dan melaksanakan tugasnya sesuai arahan, ilmu yang didapatkan selama mengikuti pelatihan,” pungkasnya. (atn)

Editor : Novitri Selvia
#pemkab sijunjung #bimtek #DPMN Kabupaten Sijunjung #stunting