Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jalinsum Sijunjung kembali Rusak Parah

Yulicef Anthony • Kamis, 27 Februari 2025 | 13:30 WIB

Ilustrasi jalan rusak. (Jawapos)
Ilustrasi jalan rusak. (Jawapos)

PADEK.JAWAPOS.COM-Akses Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Kabupaten Sijunjung kembali mengalami kerusakan di beberapa titik. Para pengendara diimbau ekstrak hati-hati saat melintas, demi keselamatan.

Pantauan Padang Ekspres, sejumlah titik Jalinsum Sijunjung dari arah Padangsibusuk-Kiliranjao terpantau banyak berlubang dengan diameter yang cukup besar dan dalam, amblas, serta aspal menggelembung.

Kondisi ini berpotensi mengundang kecelakaan lalu lintas dari kedua arah, atau berujung kerusakan kendaraan akibat terperosok lubang. Terlebih saat ini Kabupaten Sijunjung tengah dilanda hujan berkepanjangan hingga kerusakan jalan cenderung tidak terdeteksi oleh pengendara. 

Terutama lajur kiri dari arah Kiliranjao menuju Padangsibusuk banyak berlubang dan terban. Kondisi terparah banyak tersebar di kawasan Padangsibusuk dan Tanjunggadang.

Kemudian daerah Simpang Lubuktarok-Muarobatuk-Sibisir yang selama ini dikenal sebagai jalur tengkorak lantaran kerusakan jalan di sini bertahun-tahun tak kunjung selesai. Ini disebabkan kontur tanah yang labil, daerah resapan air, serta ada tanah bergerak.

Seperti pekan lalu, insiden kecelakaan dialami sebuah truk tronton bermuatan batu bara dari arah Jambi menuju Kota Padang terbalik dan semua muatannya tumpah, tepatnya di Jorong Guguknanah, Nagari Tanjunggadang.

Peristiwa ini sempat mengganggu akses lalu lintas dan diberlakukan sistem buka tutup oleh warga setempat guna menghindari kemacetan panjang.

Sebelum akhirnya berselang tujuh jam kemudian kendaraan nahas beserta batubara yang berserakan dapat dievakuasi secara bersama-sama. Kondisi sopir dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke puskesmas terdekat. 

Informasi dari warga setempat, truk pengangkut batu bara tersebut melaju dalam kecepatan sedang dari arah Kiliranjao, dan saat melintasi jalan rusak, truk hilang keseimbangan hingga miring ke kanan, kemudian rebah. 

Diduga sopir tidak hafal medan jalan, ditambah pada saat bersamaan sopir truk terpaksa banting stir ke kanan guna mengelakkan laju kendaraan lain. Menurut warga setempat, kecelakaan akibat jalan rusak itu sudah sering terjadi. 

Kapolres Sijunjung AKBP Andre Anas melalui Kasat Lantas AKP Dani Salman mengimbau para pengendara meningkatkan kewaspadaan saat melintasi Jalinsum Sijunjung. Kurangi kecepatan di titik-titik rawan demi keselamatan.

Terutama kendaraan-kendaraan dari luar daerah, otomatis banyak yang tidak hafal kondisi/medan jalan Sijunjung hingga mereka kerap leluasa tancap gas dari kedua arah.

Terlebih saat ini intensitas hujan cukup tinggi di wilayah Sijunjung, baik pada siang hari maupun malam. Badan jalan kerap tergenang air di beberapa area, dan terkadang itu jalan berlubang. 

“Saat melintas tak jarang kendaraan ngerem mendadak atau banting stir begitu berhadapan dengan jalan berlubang/rusak. Ujung-ujungnya terjadi insiden, bahkan tabrakan,” tukas Dani Salman. (atn)

Editor : Novitri Selvia
#Jalinsum Sijunjung Rusak #Kiliranjao #jalan rusak #Simpang Lubuktarok