Keputusan itu diambil dalam forum sidang Mubes setelah kandidat lain, Afdhal Muhammad dan M. Naswir, memilih tidak melanjutkan kontestasi pada putaran penentuan.
Sebelumnya, pemilihan Ketua Umum DPP SAS diikuti enam bakal calon yang muncul dalam forum Mubes. Dari jumlah tersebut, tiga nama mengerucut sebagai kandidat utama, yakni Nasperi Anwar, Afdhal Muhammad, dan M. Naswir.
Hasil pemungutan suara awal memperlihatkan Nasperi memimpin perolehan suara dengan 44 suara. Sementara Afdhal memperoleh 13 suara dan Naswir 10 suara, sedangkan tiga kandidat lainnya masing-masing hanya mendapatkan satu suara.
Situasi berubah ketika forum meminta kesiapan kandidat untuk maju ke putaran akhir. Dalam tahap tersebut, hanya Nasperi yang menyatakan kesediaan, sementara dua pesaingnya memilih mengundurkan diri dari proses pemilihan.
“Disepakati aklamasi karena dua calon mengundurkan diri,” ujar pimpinan sidang dalam forum Mubes.
Dengan hanya satu kandidat yang tersisa, sidang kemudian menetapkan Nasperi sebagai Ketua Umum DPP SAS periode 2026–2030 secara aklamasi.
Figur yang Disebut Telah Dipersiapkan
Di internal organisasi, terpilihnya Nasperi dinilai bukan kejutan. Ia dikenal sebagai Ketua DPW II SAS Riau dan sejak awal disebut sebagai salah satu figur kuat dalam kontestasi tersebut.
Dukungan dari Ketua Umum sebelumnya, Samsudin Mukhtar, turut memperkuat posisi Nasperi dalam forum Mubes.
“Dia figur yang bisa menyatukan,” kata Samsudin.
Menurutnya, pengalaman organisasi dan kemampuan komunikasi yang dimiliki Nasperi dinilai menjadi modal penting dalam memimpin organisasi perantau tersebut.
Baca Juga: BMKG: Prakiraan Cuaca Sumatera Barat Selasa 24 Maret, Langit Berawan Sepanjang Hari
Fokus Konsolidasi Organisasi
Usai ditetapkan sebagai ketua umum, Nasperi menyatakan organisasi membutuhkan dukungan dari seluruh struktur dan jaringan perantau.
“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan DPW, DPC, dan seluruh perantau sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Ia menyebut langkah awal kepemimpinannya adalah menyusun struktur kepengurusan baru serta melakukan konsolidasi ke seluruh jaringan organisasi.
Tokoh adat Irwan Saman Dt. Gampo Sinaro menilai terpilihnya Nasperi merupakan refleksi harapan bersama untuk memperkuat kembali organisasi.
Menurutnya, SAS diharapkan dapat menjadi ruang bersama yang mampu mengakomodasi berbagai kepentingan anggota.
Mubes SAS 2026 sendiri berakhir tanpa putaran akhir pemilihan setelah dua kandidat mundur dari kontestasi, sehingga forum menetapkan Nasperi Anwar secara aklamasi sebagai ketua umum baru organisasi tersebut.(*)
Editor : Hendra Efison