Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

14 Kios Pasar Muaralabuh Jadi Abu, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Novitri Selvia • Rabu, 22 Desember 2021 | 11:58 WIB
PASOKAN AMAN: Kantor ULP PLN Balaiselasa terbakar pascaterbakar Selasa (8/2) malam. Kerugian ditaksir sekitar Rp 2 miliar dalam peristiwa itu. (atas) Warga menyaksikan kobaran api membakar beberapa ruangan di kantor tersebut.(IST)
PASOKAN AMAN: Kantor ULP PLN Balaiselasa terbakar pascaterbakar Selasa (8/2) malam. Kerugian ditaksir sekitar Rp 2 miliar dalam peristiwa itu. (atas) Warga menyaksikan kobaran api membakar beberapa ruangan di kantor tersebut.(IST)
Kebakaran hebat menghanguskan 14 unit kios di Pasar Muaralabuh, Kecamatan Sungaipagu, Kabupaten Solok Selatan, Selasa (21/12) pukul 03.30. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu.

“Ada 14 kios yang ludes jadi abu, hingga siang ini (kemarin, red) belum diketahui penyebab kebakaran itu,” kata Camat Sungaipagu, Darmansyah. Dari 20 kios, 14 kios yang terbakar itu tidak bisa digunakan lagi, karena tidak ada yang tersisa.

Ia menambahkan, pemilik kios yang terbakar itu Abang ADZ pedagang harian P&D. Kemudian kios Joni Wardi Dt. Rajo Penghulu dan satu kios ikan kering milik Upik Cangkuak.

Kemudian satu unit kios yang menjual emas Andi/Warnis, satu kios khusus menjual plastik milik Maidar. Selanjutnya kios ikan kering milik Ican dan satu unit kios yang menjual emas milik Uniang Widuri.

“Enam unit kios kosong lainnya yang terbakar masing-masing milik Anwar, Raymond, Salman Yatim, Alang/Wamalis, Albert Arifin, dan Murliana,” tuturnya.

Pascakebakaran itu, Bupati Khairunas dan Wakil Bupati Yulian Efi beserta rombongan langsung meninjau kondisi Pasar Muaralabuh.

Bupati menyebut, pemerintah daerah turut berduka cita atas musibah kebakaran itu dan akan membantu korban kebakaran sesuai kebutuhan dan kemampuan daerah.

“Kita berharap dinas terkait bisa menyelesaikan masalah pasar ini. Disamping bantuan kepada korban kebakaran, juga masalah air, kebersihan dan kelengkapan infratruktur pasar,” ujar bupati.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP dan Damkar Solok Selatan, Arnonsyah menjelaskan, dari 20 unit kios, terdapat 14 petak kios yang hangus terbakar. Api membara dari pukul 03.30 itu mampu dipadamkan dua jam setelah kejadian yakni pukul 05.30.

“Kita menerjunkan 18 personel ke lapangan untuk memadamkan api. Dalam dua minggu ini, sudah dua kali peristiwa kebakaran yang terjadi di Muaralabuh,” tuturnya.

Saat ini puhaknya belum bisa mengetahui penyebab kebakaran. Sebab saat kejadian berlangsung tidak diketahui asal api dari mana. “Hingga kini polisi juga melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran itu. Meski sudah menurunkan mobil,” pungkasnya. (tno) Editor : Novitri Selvia
#Dinas Satpol PP dan Damkar Solok Selatan #pasar muaralabuh #kebakaran