“Selain menyalurkan hobi, kegiatan trabas ini juga menjadi sarana olahraga ekstrem karena melintasi jalan yang tidak biasa, jalan setapak, pendakian, jalur sungai dan perbukitan. Kita salurkan dan asah minat generasi muda kita,” kata Bupati Solok Selatan, Khairunas, Minggu (16/1)
Para bikers se-Solok Selatan telah menunjukkan aksinya lewat Adventure Trail Club (ATC) Muaralabuh sejak star di RTH Muaralabuh hingga jelajahi alam SRG. Dijelaskannya, para pebalap yang berasal dari club motor trail di Solok Selatan, trabas ini juga diramaikan oleh peserta dari luar seperti dari Kabupaten Solok.
Juga diikuti Bupati dan Wakil Bupati dan sebagian Kepala Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) juga ikut ambil bagian menjadi peserta trabas. ”Mari kita ajak seluruh anak muda kita yang berbakat, dan jangan ada lagi yang di jalan. Sebab risikonya bisa kecelakaan atau tabarakan,” terangnya.
Apa yang telah dilaksanakan anak-anak muda daerah, sebuah hal positif dalam memberikan tempat bagi para pecandu dan berbakat olahrga trabas ini. Di samping aksi menjelajah, juga bentuk memperkenalkan potensi daerah dan wisata daerah ke luar.
Sebab pesertanya tidak hanya dari Solsel, akan tetapi turut dimeriahkan oleh Kabupaten Solok. “Kita pemkab mengapresiasinya, dan mudahan agenda seperti ini terus dilakukan untuk refresing bagi anak muda daerah,” ujarnya.
Ketua pelaksana Adventure Trail Club (ATC) Muaralabuh, Ronal Syahjohan mengatakan, Trabas Jelajah Saribu Rumah Gadang 3 ini digelar masih dalam suasan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Solok Selatan ke-18.
Para pebalap akan memulai start di Taman Kota Muaralabuh menyusuri jalan pasar Muaralabuh, kemudian menempuh jalan baru menuju Sungaiabai dan finish kembali di RTH Muaralabuh.
“Masih suasana HUT Solsel dan sebagai arena penyaluran bakat anak muda. Mereka harus diberikan ruang dan kesempatan menguji nyalinya,” bebernya. (tno) Editor : Novitri Selvia