Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Terbengkalai, 2025 Kantor Bupati Solok Selatan Ditarget Rampung

Arditono Padek • Senin, 14 April 2025 | 11:37 WIB

BAKAL TUNTAS: Bangunan Kantor Bupati Solok Selatan tampak terbengkalai. Proyek ini menjadi prioritas utama Pemkab untuk diselesaikan pada 2025.(ARDI/PADEK)
BAKAL TUNTAS: Bangunan Kantor Bupati Solok Selatan tampak terbengkalai. Proyek ini menjadi prioritas utama Pemkab untuk diselesaikan pada 2025.(ARDI/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memastikan kelanjutan pembangunan Kantor Bupati yang sempat terbengkalai akan menjadi prioritas pada 2025. Meski dihimpit keterbatasan anggaran, Pemkab tetap menargetkan kantor tersebut bisa difungsikan pada 2026.

“Pembangunan akan dilanjutkan tahun ini. Jika proses berjalan lancar, tahun depan kantor sudah bisa ditempati oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan Dinas Kominfo,” ujar Bupati Solok Selatan Khairunas, Minggu (13/4), di Padang Aro.

Menurutnya, penyelesaian proyek ini masih membutuhkan dana sekitar Rp9 miliar. Besaran pastinya masih dalam pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Saat ini, progres anggaran tengah disusun dalam Daftar Penggunaan Anggaran (DPA) dinas terkait.

“Jika selesai pada 2025, maka pada 2026, kantor bupati akan menghadap langsung ke jalan nasional. Ini akan memperbaiki estetika dan citra tata ruang kota, dibanding posisi sekarang yang membelakangi jalan,” kata Khairunas.

Namun, pembangunan ini tidak lepas dari tantangan. Pemerintah pusat memangkas anggaran daerah sebesar Rp83 miliar. Kondisi ini memaksa Pemkab melakukan efisiensi, termasuk dengan memangkas anggaran perjalanan dinas kepala daerah dan pejabat OPD.

“Langkah penghematan ini adalah bentuk komitmen kami untuk tetap membangun meski anggaran terbatas. Kita fokus pada pembangunan yang betul-betul prioritas,” tegas Khairunas.

Ia menambahkan, jika tidak ada keperluan mendesak, kepala daerah dan OPD diminta menunda perjalanan luar daerah demi efisiensi.
“Keuangan negara dan daerah sedang tidak dalam kondisi ideal. Maka dibutuhkan inovasi dan prioritas yang jelas agar pembangunan tetap berjalan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Tata Bangunan dan Jasa Konstruksi Dinas PUTRP Solok Selatan, Dedi Vandora, mengungkapkan pihaknya masih menunggu DPA pergeseran untuk bisa mulai bekerja. Hingga saat ini, DPA belum diterbitkan.

“Kami belum bisa berbicara banyak sebelum DPA keluar. Tapi rencana kami, pembangunan tahun ini akan difokuskan pada ruang Sekdakab, ruang konferensi pers, serta lanskap halaman kantor,” kata Dedi.(tno)

Editor : Novitri Selvia
#Pemkab Solsel #Khairunas #Dinas PUTRP Solok Selatan #Pembangunan Kantor Bupati Solok Selatan #Dedi Vandora