PADEK.JAWAPOS.COM—Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Solok, Selasa sore (28/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Kondisi cuaca buruk tersebut menerjang kawasan lereng Gunung Talang, meliputi Kecamatan Gunung Talang, Lembang Jaya, hingga Danau Kembar.
Dampaknya, sejumlah pohon tumbang di beberapa titik berbeda dan menyebabkan gangguan listrik serta terhambatnya akses transportasi masyarakat.
Insiden pertama terjadi di tepi Jalan Lintas Sumatera kawasan Koto Baru, Kecamatan Kubung, tepatnya dekat Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Solok. Sebatang pohon kelapa tumbang dan menimpa kabel listrik tegangan tinggi, sehingga memicu pemadaman listrik di wilayah sekitar.
Baca Juga: Upacara Bendera dan Semangat Kebangkitan Nasional
Pohon yang roboh juga sempat membahayakan pengguna jalan dan menyebabkan arus lalu lintas terganggu.
Merespons kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Solok langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Dinas Perhubungan Kabupaten Solok turut mengerahkan alat berat berupa crane guna mempercepat pemotongan batang pohon sekaligus membantu pengaturan lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan.
Baca Juga: Emir Berprestasi di Nasional, Menuju Ajang Internasional
Petugas PLN Cabang Solok juga disiagakan di lokasi untuk memperbaiki jaringan listrik yang terdampak setelah proses pembersihan selesai dilakukan.
“Kami siap melakukan perbaikan setelah evakuasi selesai. Diperkirakan pemulihan jaringan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga jam,” ujar petugas PLN di lokasi.
Sementara itu, kejadian serupa juga dilaporkan terjadi di Nagari Koto Laweh, Kecamatan Lembang Jaya.
Pohon tumbang di wilayah tersebut sempat menutup jalan utama menuju kawasan Danau Kembar, sehingga akses masyarakat terganggu.
Baca Juga: Pemko Padang Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Bencana November 2025
BPBD kembali mengerahkan tim untuk membersihkan material pohon dan membuka jalur transportasi secepat mungkin agar aktivitas warga dapat kembali normal.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok, Khairul S. Soa, menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
“Syukurnya tidak ada korban dari masyarakat. Hanya satu rumah di Koto Baru yang terdampak pohon tumbang dengan kerusakan ringan,” ungkap Khairul.
Baca Juga: Remaja dan Bahaya Krisis Identitas
Menurutnya, cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang memang kerap terjadi di wilayah Solok, terutama menjelang puncak musim hujan.
Karena itu, BPBD terus meningkatkan kesiapsiagaan personel serta memperkuat sistem deteksi dini bencana hidrometeorologi.
Khairul juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba, terutama saat beraktivitas di luar rumah atau melintasi kawasan rawan pohon tumbang.
Baca Juga: Vonis Bebas dan Matinya Upaya Hukum
“Kesadaran masyarakat sangat penting. Kami mengimbau warga segera melapor jika menemukan potensi bahaya agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” katanya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa perubahan cuaca ekstrem dapat menimbulkan risiko serius terhadap keselamatan masyarakat dan infrastruktur publik.
Pemerintah daerah bersama BPBD, PLN, dan instansi terkait berkomitmen mempercepat penanganan serta memastikan kondisi kembali normal dalam waktu singkat. (cr8)
Editor : Adetio Purtama