PADEK.JAWAPOS.COM—Seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun bernama MF ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus Sungai Binguang di Kelurahan Tanjung Paku, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok, Sumatera Barat, Rabu (13/5/2026) sore.
Korban yang merupakan putra pasangan R dan M itu diduga tergelincir ke sungai sekitar pukul 16.30 WIB saat mengikuti kegiatan mengaji di musala dekat lokasi kejadian.
Jenazah korban ditemukan sekitar dua jam kemudian setelah pencarian intensif dilakukan tim gabungan dan warga.
Baca Juga: KAI Sumbar Siapkan 28.432 Kursi Saat Libur Panjang 14–17 Mei 2026, Wisata Pariaman Diprediksi Ramai
Kepala Pelaksana BPBD Kota Solok, Edrizal, mengatakan korban diduga jatuh saat hendak buang air kecil di tepian sungai yang berada hanya beberapa langkah dari musala tempat korban mengaji.
“Menurut informasi dari warga, korban tergelincir saat buang air kecil di pinggir Sungai Binguang yang lokasinya sangat dekat dengan musala,” ujar Edrizal.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya mencari korban sambil menyusuri aliran sungai.
Baca Juga: Kesempatan Karier di Dunia Perbankan, BTPN Syariah Ajak Perempuan Padang Jadi Bankir Pemberdaya
Tim gabungan BPBD bersama masyarakat kemudian melakukan penyisiran hingga ke beberapa titik aliran Sungai Binguang.
Arus sungai yang cukup deras membuat proses pencarian berlangsung dramatis. Setelah sekitar dua jam pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan langsung dievakuasi ke rumah duka.
“Kami bersama warga langsung melakukan pencarian begitu menerima laporan korban hanyut,” tambah Edrizal.
Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi warga Tanjung Paku dan menjadi pengingat penting bagi orang tua serta masyarakat untuk meningkatkan pengawasan anak-anak di sekitar aliran sungai dan area rawan lainnya.(*)
Editor : Hendra Efison