Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bermarga Sembiring, Irwan Prayitno Resmi Keluarga Muslim Karo

Novitri Selvia • Selasa, 19 Desember 2023 | 09:58 WIB
KEHORMATAN: Rektor Universitas Adzkia Prof Irwan Prayitno dipasangkan kain beka buluh pertanda resmi menyandang marga Sembiring dari suku Karo. Sang istri, Hj Nevi Zuairina menyandang marga Boru Sitepu. (dok.pribadi)
KEHORMATAN: Rektor Universitas Adzkia Prof Irwan Prayitno dipasangkan kain beka buluh pertanda resmi menyandang marga Sembiring dari suku Karo. Sang istri, Hj Nevi Zuairina menyandang marga Boru Sitepu. (dok.pribadi)
Sebuah kehormatan diperoleh Rektor Universitas Adzkia Prof Dr H Irwan Paryitno PSi MSc bersama isti Hj Nevi Zuairina. Gubernur Sumbar dua periode itu resmi dikukuhkan menjadi bagian dari keluarga besar muslim Karo.

Irwan pun sah menyandang marga Sembiring. Sang isti, Hj Nevi Zuairina menyandang marga Boru Sitepu. Pengukuhan Irwan Prayitno berlangsung sederhana di Gedung Rektorat Universitas Adzkia, kemarin (18/12) sore.

Irwan Prayitno yang dikenal dengan panggilan IP dikukuhkan Keluarga Besar Muslim Karo (KAMKA) Indonesia wilayah Sumatera Barat. Acara pengukuhan itu sendiri dihadiri pula oleh Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Syaifullah.

Ketua KAMKA Sumbar, Jimmi Syah Putra Ginting membeberka, keinginan untuk menjadikan Irwan Prayitno sebagai bagian dari keluarga besar Muslim Karo sudah terbesit sejak lima tahun lalu. Ketika IP masih menjadi Gubernur Sumbar.

Namun, karena berbagai hal, pemberian marga baru bisa dilaksanakan saat ini. "Karena Pak Irwan Prayitno sudah bermarga Sembiring, maka ia bagian dari keluarga besar muslim Karo," ujar Jimmi.

Pemberian marga berdasarkan adat Karo, menurut Jimmi, berbeda dengan pemberian gelar di Minangkabau. Kebetulan, Irwan Prayitno sendiri bergelar datuk dan menjadi penghulu di kaumnya suku Tanjung, Kuranji, Padang.

Pemberian gelar datuk mesti memakai adat malewakan. Sementara, pemberian marga menurut Jimmi lebih sebagai penerimaan kekeluargaan.

Menurut dia, pemberian marga bisa dilakukan karena berbagai hal. Misalnya, karena pernikahan. Lalu, penerimaan terhadap sosok yang datang ke tanah Karo dan diterima sebagai bagian dari keluarga Karo. Bisa juga karena jasa baik sosok tersebut.

Irwan Prayitno, menurut Jimmi, bukanlah sosok asing bagi masyarakat muslim Karo di Sumatera Barat. Bersebab itulah, IP sudah direncanakan diberi marga sejak lima tahun lalu.

Dengan marga Sembiring yang disandangnya, maka Irwan Prayitno terhubung sebagai keluarga dengan masyarakat muslim Karo di tanah Karo. "Kalau Pak Irwan Prayitno ke Karo, itu sama halnya pulang ke keluarga sendiri," ujar Jimmi.

Suku Karo salah satu suku utama di Sumatera Utara. Suku Karo ini juga terbagi atas marga-marga, di antaranya Sembiring yang kini disandang Irwan Prayitno. Karo sendiri menjadi nama salah satu kabupaten di Sumut.

Namun, sebaran suku Karo itu sangatlah luas, tidak hanya di Kabupaten Karo. Kota Binjai, Langkat termasuk kampung asal orang Karo. Bahkan, Kota Medan yang menjadi ibukota Sumut saja didirikan oleh orang Karo.

Di Sumbar sendiri, masyarakat muslim Karo menurut Jimmi terbilang banyak. Rata-rata, orang Karo yang merantau ke Sumbar karena pekerjaan. Irwan Prayitno mengucapkan berterimah kasih dan bersyukur atas penganugerahan marga Sembiring kepada dirinya.

"Terima kasih telah dijadikan saudara. Tak ada doa menolak persaudaraan. Kalau menyambung silaturrahim, umurnya panjang, rezkinya diperbanyak." kata dia.

Sebagai sesama muslim, Irwan Prayitno mengaku masyarakat muslim Karo sudah menjadi saudaranya juga. Dengan dipersaudarakan dirinya oleh masyarakat muslim Karo, maka kekeluargaan itu semakin kuat lagi.

Dia berharap, persaudaraan ini semakin kokoh dan terus dipelihara. "Persaudaraan itu mendatangkan nikmat yang luar biasa. Mempersaudarakan itu baik, kita harus memeliharanya," ujar Irwan Prayitno.

Pengukuhan marga Sembiring kepada Irwan Prayitno ditandai dengan pemasangan kain beka buluh yang dilakukan oleh Penasihat KAMKA Sumbar, Jambur Sitepu. Istri Irwan Prayitno, Hj Nevi Zuairina diberikan marga Boru Sitepu.

Pengukuhan ini dihadiri petinggi Universitas Adzkia, juga pembina dan pengurus Yayasan Adzkia Sumatera Barat, seperti Syukri Arief dan Muhardanus. (r)

  Editor : Novitri Selvia
#Yayasan Adzkia Sumatera Barat #muslim Karo #irwan prayitno #marga Sembiring #nevi zuairina