Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Titik Lokasi Pengungsian Warga di Agam jika Terjadi Erupsi Marapi

Admin Padek • Kamis, 11 Januari 2024 | 09:12 WIB
Photo
Photo
PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, telah menyiapkan titik-titik lokasi evakuasi untuk warga yang berpotensi terdampak bencana jika terjadi erupsi dan banjir lahar Gunung Marapi. Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi mitigasi bencana lintas sektoral menyikapi naiknya status Gunung Marapi dari level Waspada ke Siaga, di Aula Kantor Wali Nagari Batu Palano Kecamatan Sungai Pua, Rabu (10/1).

Asisten 1 Setkab Agam Rahman menyampaikan kenaikan status Gunung Marapi menuntut kesiapan setiap sektor untuk terlibat mengantisipasi dan menanggapi setiap kemungkinan dampak yang dapat terjadi. "Koordinasi dan kerja sama semua pihak sangat diperlukan dalam menjaga keselamatan masyarakat," ujarnya.

Komandan Distrik Militer (Kodim) 0304 Agam, Letkol Arm Bayu Ardhitya Nugroho menyebutkan setidaknya ada delapan desa atau nagari yang bisa saja terdampak oleh adanya peningkatan aktivitas Gunung Marapi.

"Delapan nagari di Agam yang memungkinkan terdampak ada di Batu Palano, Sungai Puar, Sariak, Padang Laweh, Koto Tinggi, Canduang Koto Laweh, Lasi dan Bukit Batabuah," katanya.

Dalam rapat juga disampaikan titik-titik lokasi evakuasi atau pengungsian sementara di Kecamatan Sungai Pua. Apabila terjadi erupsi Gunung Marapi, titik kumpul masyarakat di Nagari Batu Palano berada di lapangan bola kaki Batu Palano. Sedangkan pengungsian sementara di SDN 17 Batu Gadang Nagari Padang Laweh.

Lalu titik kumpul untuk masyarakat Nagari Padang Laweh berada di Jorong Talao dan pengungsian sementara berlokasi di Pesantren Ainul Yaqin Jorong Sawah Liek Nagai Batagak. 

Titik kumpul masyarakat Nagari Sariak dan Nagari Sungai Pua berada di lapangan depan kantor Wali Nagari Sungai Pua.

Pengungsian sementara untuk warga Nagari Sariak berlokasi di MAN 3 Agam Jorong Kalumpang Nagari Kubang Putiah.

Pengungsian sementara untuk warga Nagari Sungai Pua berada di UIN Syech Jamil Jambek Bukittinggi Jorong Gurun Aua Nagari Kubang Putiah.

Sementara titik lokasi evakuasi di Kecamatan Canduang, yakni Nagari Candung Koto Laweh titik kumpul masyarakat berada di Kantor Wali Nagari setempat dan lokasi pengungsian sementara di Pasar Agro Koto Hilalang Nagari Lambah.

Titik kumpul untuk Nagari Lasi berada di Kantor Wali Nagari Lasi dan lokasi pengungsian sementara di SMAN 1 Nagari Canduang.

Kemudian untuk Nagari Bukik Batabuah titik kumpul berada di Kantor Wali Nagari setempat dan lokasi pengungsian sementara di SDN 08 Simpang Bukik, Aula Kantor Wali Nagari, dan Masjid Mantuang.

Rahman mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana erupsi Gunung Marapi untuk menyiapkan diri dan mengikuti arahan petugas apabila terjadi erupsi.

Rekomendasi PVMBG

Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) saat merilis peningkatan status Gunung Marapi, merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4,5 km dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) G. Marapi.

Lebih lanjut diingatkannya, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran/bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar selalu mewaspadai potensi/ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.

Jika terjadi hujan abu, maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Selain itu agar mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.

Seluruh pihak dimintanya agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoaks), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.

Sedangkan kepada Pemerintah Kota Bukittinggi, Padangpanjang, Kabupaten Tanahdatar dan Agam diminta selalu berkoordinasi dengan PVMBG di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Marapi di Jl. Prof. Hazairin Nomor 168 Bukittinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitasnya.(rel/esg) Editor : Admin Padek
#Bahaya Letusan Marapi #sumatera barat #mitigasi bencana #agam #Level III Siaga #erupsi marapi #gunung marapi #rapat koordinasi #Pemerintah Kabupaten Agam #Titik Evakuasi Marapi