Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanahdatar ada 7 jenazah yang telah ditemukan.
“7 jenazah saat ini dalam proses identifikasi di rumah sakit setempat,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya.
Abdul Muhari menjelaskan, seluruh korban meninggal dunia akibat peristiwa banjir bandang yang dipicu intensitas curah hujan tinggi yang melanda lima kecamatan di Kabupaten Tanahdatar antara lain Kecamatan X Koto, Kecamatan Batipuh, Kecamatan Pariangan, Kecamatan Lima Kaum, dan Kecamatan Sungai Tarab.
“Kaji cepat sementara tercatat 25 KK terdampak, 24 unit rumah warga terdampak, dan 12 unit jembatan terdampak,” ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanahdatar bersama unsur terkait terus melakukan upaya evakuasi warga terdampak.
“Hingga Minggu (12/5) siang ini, tim SAR masih fokus penanganan darurat adalah melakukan upaya pencarian dan pertolongan,” katanya.
Ia juga menyebutkan, banjir yang terjadi sejak semalam ini juga meninggalkan endapan lumpur yang cukup tinggi hingga mencapai betis orang dewasa.
“Selain upaya pencarian dan pertolongan, tim gabungan pada hari ini juga berupaya melakukan pembersihan ruas jalan Batusangkar-Padangpanjang yang terdampak endapan lumpur. Alat berat dikerahkan guna percepatan pembersihan akses jalan ini,” pungkasnya. (cr2)
Editor : Adetio Purtama