Dalam update terbaru yang dirilis pada pukul 21:23 WIB, Kamis (22/8/2024), BMKG memperingatkan, sejumlah wilayah di Sumbar masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat dan disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Menurut prakiraan cuaca yang dikeluarkan, kondisi cuaca ini diperkirakan akan terjadi mulai pukul 21:30 WIB di beberapa kecamatan di wilayah berikut ini:
- Kabupaten Solok: Kubung.
- Kabupaten Sijunjung: Tanjung Gadang, Sijunjung, Lubuak Tarok, Sumpur Kudus.
- Kabupaten Tanahdatar: X Koto, Batipuh, Rambatan, Lima Kaum, Pariangan, Batipuah Selatan.
- Kabupaten Padang Pariaman: Lubuk Alung, Batang Anai, Nan Sabaris, 2 X 11 Enam Lingkung, VII Koto Sungai Sarik, Ulakan Tapakih, Sintuak Toboh Gadang, 2 X 11 Kayu Tanam, Enam Lingkung.
- Kabupaten Agam: Lubuk Basung, Matur, IV Koto, Banuhampu.
- Kabupaten Limapuluh Kota: Kapur IX.
- Kabupaten Kepulauan Mentawai: Pagai Utara, Sikakap, Pagai Selatan.
- Kota Padang: Pauh, Koto Tangah.
- Kota Padangpanjang: Padangpanjang Timur, Padangpanjang Barat.
- Kota Pariaman: Pariaman Tengah, Pariaman Selatan, dan sekitarnya.
BMKG juga menyatakan bahwa kondisi tersebut dapat meluas ke wilayah lainnya, di antaranya:
- Kabupaten Solok: X Koto Singkarak, X Koto Diatas, Junjung Sirih.
- Kabupaten Sijunjung: IV Nagari, Koto VII, Kupitan.
- Kabupaten Tanahdatar: Tanjung Emas, Lintau Buo, Padang Ganting, Lintau Buo Utara.
- Kabupaten Padangpariaman: V Koto Kampung Dalam, Sungai Garingging, Sungai Limau, IV Koto Aur Malintang, Padang Sago, Batang Gasan, V Koto Timur, Patamuan.
- Kabupaten Agam: Tanjung Mutiara, Tanjung Raya, Ampek Nagari, Malalak.
- Kabupaten Limapuluh Kota: Lareh Sago Halaban
- Kabupaten Pasaman Barat: Kinali.
- Kota Solok: Lubuk Sikarah, Tanjung Harapan
- Kota Sawahlunto: Barangin, Talawi
- Kota Pariaman: Pariaman Utara, Pariaman Timur, dan sekitarnya.
BMKG memperkirakan bahwa kondisi cuaca ini masih akan berlangsung hingga pukul 23:00 WIB.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem ini, seperti banjir, tanah longsor serta pohon tumbang.(*)
Editor : Heri Sugiarto