PADEK.JAWAPOS.COM—Sebanyak 10 masjid ternyaman di Provinsi Sumatera Barat memperoleh Anugerah Masjid Percontohan dan Ramah (Ampera) Award 2024.
Adapun masjid terbaik dan ternyaman tersebut adalah; Masjid Agung Al Muhsinin Kota Solok, Masjid Nurul Huda Tanjung Alam Kabupaten Agam untuk kategori Masjid Besar.
Masjid Baitul Hajar Padangpariaman untuk kategori Masjid Jami', Masjid Asasi Padangpanjang untuk kategori Masjid Bersejarah, dan Masjid Al Hakim Kota Padang untuk kategori Masjid Publik.
Selanjutnya, Masjid Jami' Ijtihad Sikalang Sawahlunto untuk kategori Masjid Ramah Anak dan Perempuan, Masjid Al Ikhwan Aia Angek Kabupaten Solok untuk kategori Masjid Ramah Difabel.
Masjid Darul Amal Sungai Janiah Kabupaten Agam untuk kategori Masjid Ramah Lingkungan, Masjid Akbar Kabupaten Tanahdatar untuk kategori Masjid Keragaman, dan Masjid Nurul Huda Kota Padangpanjang untuk kategori Masjid Ramah Musafir.
Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Mahyudin, menyebutkan Kemenag memiliki regulasi terkait status masjid, yang selain memang digunakan untuk melaksanakan ibadah wajib, juga harus dapat difungsikan untuk pembinaan sosial dan ekonomi umat.
"Malam ini, kita memberikan anugerah bagi masjid-masjid terbaik. Ada 10 kategori yang kita nilai, dan sudah didapatkan masjid terbaik pada tiap kategori, hasil seleksi dari total 18.677 masjid di Sumbar. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumbar dan pihak terkait lainnya, yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini," ujar Mahyudin.
Sedangkan Gubernur Sumbar Mahyeldi menilai sudah semestinya pengelolaan masjid berujung pada hadirnya kenyamanan, karena masjid harus berfungsi sebagai pusat aktivitas umat.
"Keberadaan masjid selain sebagai sarana beribadah, juga harus bisa menjadi pusat kegiatan pendidikan, ekonomi, kebudayaan, kepemudaan, dan lain sebagainya. Sehingga, tentu kita membutuhkan masjid yang nyaman bagi umat," ujar Mahyeldi, Rabu malam (28/8/2024).
"Semua hal itu mesti kita penuhi. Sebab dari segi jumlah, masjid di Sumbar jumlahnya lebih dari cukup. Hanya saja, terkait imaratulmasjid atau menghidupkan berbagai kegiatan di masjid, masih menjadi hal yang harus diupayakan," ujarnya. (*)
Editor : Hendra Efison