Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengungkapkan kronologi kejadian berdasarkan keterangan saksi mata.
"Ibu dan tiga orang anaknya bermaksud mengunjungi kakek mereka di Kapalo Banda Lori. Saat mencoba menyeberangi sungai, ibu yang menggendong dua anaknya terpeleset dan terbawa arus yang cukup deras," jelasnya berdasarkan data resmi kepada padek.jawapos.com, Selasa (24/12/2024).
Korban pertama yang ditemukan adalah Safi, 5, pada pukul 07.30 WIB, berlokasi sekitar 200 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim penyelamat segera membawa Safi ke Puskesmas terdekat, namun nyawanya tidak tertolong.
"Bersamaan dengan penemuan Safi, tim SAR juga menemukan Riski Santi, 45, ibu dari kedua anak tersebut. Ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan luka di kepala, Riski Santi langsung dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang untuk mendapatkan penanganan medis intensif," ungkap Abdul Malik.
Satu jam kemudian, tepatnya pukul 08.35 WIB, tim penyelamat menemukan korban ketiga, Arsi yang berusia 1 tahun 8 bulan, dalam kondisi telah meninggal dunia. Balita malang tersebut ditemukan pada jarak yang sama, sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.
"Sementara anaknya yang sulung, bernama Iffah 11 tahun, selamat. Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat musim hujan di mana arus sungai cenderung deras," tambah Abdul Malik.
Upaya pertolongan dan pencarian para korban di lapangan melibatkan unsur Basarnas, BPBD Padang, Damkar Padang, aparat kecamatan, kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pihak Puskesmas, dan masyarakat. (*)
Editor : Hendra Efison