Kunjungan ini juga dihadiri perwakilan dari PT PLN Indonesia Power PLTU Teluk Sirih, PT Pegadaian, Eco Tuah Sakato, serta praktisi lingkungan Universitas Andalas (Unand).
Andree Algamar mengapresiasi IGES Jepang beserta Indonesia-Malaysia-Thailand Golden Triangle (IMT-GT), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta berbagai sektor lainnya yang telah memilih Kota Padang sebagai tuan rumah workshop pengelolaan sampah yang akan digelar pada Rabu (8/1/2025).
“Kami menyambut baik workshop ini yang bertujuan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait pengelolaan sampah perkotaan secara berkelanjutan. Kegiatan ini tindak lanjut dari komitmen Sidang IMT-GT ke-5 pada 2022, yang sejalan dengan target nasional Zero Waste 2050,” ujar Andree, didampingi Kepala DLH, Fadelan Fitra Masta, dan Kadisdikbud, Yopi Krislova.
Harapan dan Strategi Kota Padang
Andree berharap workshop ini dapat menjadi wadah berbagi praktik terbaik sekaligus menciptakan inovasi pengelolaan sampah yang relevan bagi Kota Padang.
“Semoga kolaborasi ini memberikan manfaat besar bagi lingkungan dan masyarakat. Kota Padang mendukung penuh target Zero Waste 2050 melalui implementasi kebijakan inovatif berbasis kolaborasi lintas sektor,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Andree juga memaparkan strategi pengelolaan sampah yang telah diterapkan di Kota Padang, seperti pemisahan sampah di sumbernya, pengurangan sampah organik melalui kompos, hingga peningkatan daur ulang sampah anorganik dan penguatan kapasitas kelembagaan dan kolaborasi.
“Kota Padang menghadapi timbulan sampah hingga 647 ton per hari. Untuk mengatasi ini, kami telah meluncurkan program unggulan seperti Padang Bagoro (gerakan gotong royong), optimalisasi bank sampah dengan konsep 1 RW 1 Bank Sampah, dan layanan pengumpulan sampah berbasis masyarakat secara swakelola melalui program Padang Mamilah,” tambahnya.
Dukungan IGES Jepang
Mewakili IGES Jepang, Sudarmanto menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Pj Wali Kota Padang dan jajarannya dalam penyelenggaraan workshop ini.
Kegiatan tersebut akan melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.
“Semoga workshop ini menghasilkan solusi nyata dan berkelanjutan untuk pengelolaan sampah,” harap Sudarmanto.
Workshop ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan Kota Padang yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan.(*)
Editor : Heri Sugiarto