Andree Algamar mengatakan bahwa kegiatan wisuda tahfidz ini sejalan dengan program Pemerintah Kota Padang yang bertujuan untuk mendorong generasi muda menghafal Alquran.
Program ini meliputi hafal 1 juz bagi murid SD sederajat dan hafal 2 juz bagi peserta didik tingkat SMP/MTS di Kota Padang.
“Kami berterima kasih kepada Kemenag Provinsi Sumatera Barat dan Kemenag Kota Padang yang telah berperan aktif dalam menyelenggarakan wisuda tahfidz ini,” kata Andree Algamar.
Pj Wali Kota Padang berharap, dengan semakin banyaknya penghafal Alquran di Kota Padang, kota ini akan menjadi lebih diberkahi dan dijauhkan dari segala macam bencana, penyakit masyarakat, dan kenakalan remaja.
Andree Algamar juga mendukung penuh upaya Kapolda Sumbar dalam menangani kenakalan remaja dan mewujudkan Sumbar serta Kota Padang yang bebas tawuran dan balapan liar.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, Edy Oktaviandy, mengungkapkan bahwa wisuda tahfidz kali ini diikuti oleh 1.745 peserta, yang terdiri dari 302 murid Madrasah Ibtidaiyah (MI), 486 murid Madrasah Tsanawiyah (MTs), 425 siswa Madrasah Aliyah (MA), 76 santri Pondok Pesantren, 154 santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), dan 285 santri Taman Pendidikan Alquran (TPQ).
"Wisuda ini komitmen kami dari Kemenag Kota Padang untuk mendukung peningkatan pendidikan agama di Kota Padang dan menjadikan Padang sebagai kota yang religius," ujar Edy Oktaviandy.
Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat, Mahyudin, yang diawali wisuda 30 Juz.
Acara ini juga dihadiri oleh Kapolresta Padang Kombes Pol Ferry Harahap, Ketua MUI Kota Padang Japeri Jarab, Ketua FKUB Kota Padang Salmadanis, dan sejumlah tamu undangan lainnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto