Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan kesiapan energi dan listrik selama musim mudik Lebaran 1446 H di Sumatera Barat (Sumbar).
Wakil Menteri ESDM, Yuliot, meninjau kesiapan tersebut dalam kunjungan siaga Ramadan dan Idul Fitri (Rafi) ke Unit Pelaksana Pelayanan Distribusi (UP2D) PLN Sumbar di Padang, Kamis (27/3/2025).
Kunjungan ini bertujuan memastikan ketersediaan pasokan listrik dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) guna menghadapi lonjakan kebutuhan selama Ramadan dan Idulfitri.
Yuliot menegaskan bahwa sejak 17 Maret 2025, Kementerian ESDM telah menyiapkan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), elpiji, dan listrik guna menjamin kelancaran selama Idulfitri.
"Kami telah mengantisipasi kebutuhan energi masyarakat. Alhamdulillah, semua sudah dipersiapkan dengan baik, bahkan melebihi perkiraan," ujar Yuliot.
PLN UP2D Sumbar juga telah melakukan pemeliharaan dan peningkatan sistem guna memastikan keandalan listrik. Pusat kendali operasional siap menangani gangguan dengan cepat.
"Target kami menangani gangguan maksimal 5 menit, dan paling lama 45 menit. Ini bentuk komitmen kami untuk pelayanan terbaik," tambahnya.
Seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik, Sumbar kini memiliki 62 SPKLU dengan tipe ultra-fast charging. Jumlah ini delapan kali lebih banyak dibandingkan masa Natal dan Tahun Baru sebelumnya.
"Kami ingin memastikan pengisian daya kendaraan listrik berjalan lancar," kata Yuliot.
PLN UID Sumbar juga telah menyiagakan 74 personel di jalur lintas Sumatera guna memastikan kelancaran arus mudik.
Kementerian ESDM juga fokus pada pemerataan listrik di daerah-daerah pemekaran seperti Kabupaten Kepulauan Mentawai.
"Kami bekerja sama dengan PLN untuk meningkatkan layanan di desa-desa yang belum teraliri listrik. Saat ini tingkat elektrifikasi Sumbar mencapai 99,99 persen, dan kami menargetkan 100 persen," ungkap Yuliot.
Sementara itu, General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, menyatakan bahwa 62 SPKLU telah tersebar di 60 lokasi strategis, termasuk jalur lintas Sumatera dan kawasan wisata.
"Kami juga membatasi pekerjaan yang berpotensi menimbulkan gangguan, kecuali dalam kondisi darurat. Pasokan daya dalam kondisi normal dan peralatan dalam keadaan prima," kata Ajrun.
Untuk memudahkan masyarakat, informasi lokasi SPKLU dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile dengan fitur Trip Planner.
Dalam kunjungannya, Wamen ESDM juga meninjau ruang Control Center Room PLN UID Sumbar dan Sumbar Command Center. Ia turut berinteraksi dengan Unit Pelaksana Pelayanan (UP3) dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) di seluruh Sumbar melalui zoom meeting.
Dengan berbagai langkah ini, pemerintah memastikan masyarakat dapat menikmati mudik Lebaran dengan nyaman tanpa khawatir akan pasokan energi dan listrik.(*)
Editor : Hendra Efison