Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kemenag Sumbar Pastikan Ketepatan Arah Kiblat di seluruh Hotel dan Restoran

Adetio Purtama • Selasa, 11 November 2025 | 11:00 WIB

Jajaran pimpinan Kanwil Kemenag Sumbar bertemu dan berdiskusi dengan PHRI Sumbar.
Jajaran pimpinan Kanwil Kemenag Sumbar bertemu dan berdiskusi dengan PHRI Sumbar.
PADEK.JAWAPOS.COM—Di tengah geliat wisata halal yang terus berkembang di Sumatera Barat, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Barat menghadirkan inovasi baru yang menyentuh aspek paling mendasar dalam ibadah umat Islam: ketepatan arah kiblat.

Melalui kerja sama dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumbar, program kalibrasi arah kiblat di hotel dan restoran resmi digulirkan.

Langkah ini menjadi upaya nyata Kemenag untuk memastikan kenyamanan dan kepastian ibadah umat Muslim, terutama bagi wisatawan dan masyarakat yang beraktivitas di ruang publik.

Program ini diawali dengan audiensi antara jajaran Kanwil Kemenag Sumbar dan pengurus PHRI Sumbar. Pertemuan tersebut dihadiri Ketua PHRI Sumbar Rina Pangeran beserta jajaran, sementara dari Kanwil Kemenag diwakili oleh Ketua Tim Kerja Hisab Rukyat sekaligus Sekretaris Satgas Halal Ikrar Abdi, bersama Ihsanul Fikri, Yuni Rahayu, dan Nova Fatma.

Ikrar menjelaskan bahwa kalibrasi arah kiblat ini bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi merupakan kebutuhan fundamental dalam memastikan sahnya ibadah salat, terutama di fasilitas publik.

“Setiap hotel dan restoran umumnya memiliki musala atau ruang ibadah yang digunakan publik, bahkan untuk kegiatan keagamaan seperti salat tarawih saat Ramadan. Karena itu, memastikan arah kiblat yang akurat menjadi hal yang sangat penting,” ujar Ikrar.

Dukungan Penuh dari PHRI Sumbar

Program ini mendapat sambutan hangat dari PHRI Sumbar. Pengurus organisasi yang menaungi pelaku usaha perhotelan dan restoran itu mengaku baru memahami secara mendalam pentingnya kalibrasi arah kiblat bagi kenyamanan ibadah tamu.

PHRI menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan program ini, dan siap menyosialisasikannya kepada seluruh anggota di kabupaten dan kota.

“Mereka menunggu surat resmi dari Kanwil Kemenag sebagai dasar pelaksanaan di lapangan. Bahkan, ada permintaan agar kalibrasi juga dilakukan di setiap kamar hotel, dan itu memungkinkan,” ungkap Ikrar.

Sertifikasi Arah Kiblat dan Pelaksanaan Bertahap

Lebih lanjut, Ikrar menyampaikan bahwa setiap tempat yang telah dikalibrasi nantinya akan mendapatkan sertifikat arah kiblat resmi dari Kemenag. Sertifikat tersebut akan menjadi bukti sahih, sekaligus menjadi salah satu indikator penilaian tingkat bintang hotel.

Program ini direncanakan berjalan secara bertahap di seluruh wilayah Sumatera Barat dengan melibatkan tim Hisab Rukyat Kanwil Kemenag dan jajaran Kemenag kabupaten/kota.

Sebagai langkah awal, program kalibrasi akan dimulai di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) melalui kerja sama dengan PT Angkasa Pura Padang/InJourney.

Selaras dengan Perda Wisata Halal Sumbar

Secara terpisah, Plt. Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Edison, menyambut positif kolaborasi tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada PHRI Sumbar.

Menurutnya, gagasan ini merupakan wujud nyata semangat pelayanan dan tanggung jawab moral Kementerian Agama dalam menjaga ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari syarat sah ibadah umat Muslim.

“Kalibrasi arah kiblat ini bukan sekadar urusan teknis, tetapi bentuk pelayanan nyata kepada umat. Kita ingin memberi kepastian dan kenyamanan beribadah di mana pun mereka berada, termasuk saat menginap atau beraktivitas di hotel dan restoran,” ujar Edison.

Edison menegaskan bahwa program kalibrasi arah kiblat ini juga sejalan dengan Peraturan Daerah tentang Pariwisata Halal di Sumatera Barat, serta mendukung upaya membangun ekosistem wisata yang religius, aman, dan inklusif.

“Ini bagian dari upaya membangun Sumatera Barat sebagai destinasi wisata ramah muslim yang sesungguhnya. Bukan hanya pada makanan halal, tapi juga pada fasilitas ibadah yang akurat dan terjamin arah kiblatnya,” jelasnya.

Lebih jauh, Edison menambahkan, langkah ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Sumbar, Kanwil Kemenag, dan para pemangku kepentingan dalam memastikan tamu atau wisatawan yang berkunjung ke Sumbar dapat beribadah dengan tenang.

“Kita ingin setiap tamu yang datang ke ranah Minang merasa yakin bahwa di mana pun ia salat, arah kiblatnya tepat, ibadahnya sah, dan hatinya tenang,” pungkas Edison. (*)

Editor : Adetio Purtama
#kemenag sumbar #PHRI Sumbar #hotel dan restoran #arah kiblat #ketepatan