Kegiatan ini merupakan lanjutan dari penyaluran bantuan sebelumnya di wilayah Padangpariaman dan Kota Pariaman.
Dalam rangkaian kunjungan kerja yang dilaksanakan pekan lalu, politisi dari Partai Keadilan Sejahtera tersebut menyalurkan paket sembako, meninjau kondisi lapangan, serta memberikan dukungan langsung kepada warga yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana.
Bantuan yang diserahkan berupa kebutuhan dasar pangan untuk meringankan beban ekonomi keluarga terdampak.
Ia menegaskan perhatian terhadap kebutuhan dasar menjadi prioritas, terutama di tengah cuaca ekstrem yang meningkatkan risiko terjadinya bencana alam.
Di Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, bantuan diserahkan kepada masyarakat yang menjadi korban longsor.
Dalam kesempatan tersebut, ia berdialog langsung dengan warga, mendengar keluhan yang disampaikan, dan memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.
Iya juga mendorong pemerintah daerah mempercepat penanganan darurat serta memprioritaskan langkah-langkah mitigasi agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.
“Saya meninjau langsung dapur umum di Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, yang menjadi pusat layanan konsumsi bagi warga terdampak bencana. Semoga langkah ini dapat memberikan dorongan moral bagi para relawan yang bekerja tanpa lelah,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat dan relawan dalam merespons kondisi darurat. Menurutnya, solidaritas antarwarga serta dukungan pemerintah memiliki peran penting dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
Lebih lanjut, legislator tersebut menegaskan bahwa kehadiran negara harus selalu dirasakan masyarakat, terutama saat tertimpa musibah.
“Kita semua berkomitmen untuk terus memperjuangkan bantuan dan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat Sumatera Barat, khususnya dalam penguatan mitigasi bencana dan pemulihan daerah terdampak,” ujarnya.
“InsyaAllah, kami selalu bersama masyarakat, terutama di saat bencana melanda,” pungkasnya.
Hingga saat ini, penyaluran bantuan dan upaya pemulihan masih terus berjalan di sejumlah lokasi terdampak di Agam.(*)
Editor : Heri Sugiarto