Kapasitas ini dialokasikan guna memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat sepanjang libur panjang tersebut.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan layanan itu mencakup tiga kereta lokal, yaitu KA Minangkabau Ekspres, KA Pariaman Ekspres, dan KA Lembah Anai.
Ia menjelaskan KA Pariaman Ekspres beroperasi 10 perjalanan per hari pada lintas Pauh Lima–Padang–Pariaman–Naras dengan tarif Rp5.000.
“Layanan ini menjadi pilihan utama masyarakat dan wisatawan yang menuju destinasi unggulan seperti Pantai Gandoriah Pariaman,” kata Reza.
KA Minangkabau Ekspres menjalani 12 perjalanan harian pada rute Bandara Internasional Minangkabau (BIM)–Pulau Aie dengan harga tiket Rp10.000.
Reza menyebut kereta ini juga menyediakan program tiket rombongan edukatif bagi pelajar.
Sementara itu, KA Lembah Anai melayani 6 perjalanan per hari di rute Kayutanam–Padang.
Kereta ini dikenal karena menawarkan pemandangan alam yang asri sepanjang perjalanan.
“Pengoperasian ketiga kereta api lokal tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan keterhubungan antardaerah di Sumatera Barat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat,” ujarnya.
Reza menambahkan tarif terjangkau dan fasilitas memadai membuat kereta lokal menjadi moda transportasi yang ideal bagi masyarakat maupun wisatawan.
Ia juga mengingatkan agar pemesanan dilakukan melalui kanal resmi.
“Tiket kereta api lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, dengan sistem penjualan yang dibuka bertahap mulai H-7,” jelasnya.
Ia mengimbau masyarakat membeli tiket hanya melalui Access by KAI untuk menghindari penipuan.
Dengan pola operasi yang disesuaikan kebutuhan, KAI memastikan layanan tetap aman dan tertib selama libur panjang. “KAI akan terus meningkatkan kualitas layanan dari aspek ketepatan waktu, kenyamanan, dan keselamatan,” tutup Reza.(*)
Editor : Hendra Efison