Audiensi berlangsung di ruang Buya Hamka, Kantor KAI Divre II Sumbar, dan dihadiri Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin, Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha Rafli Yandra, Direktur Keselamatan dan Keamanan Dadan Rudiansyah, Sekretaris Perusahaan Wisnu Pramudyo, Kepala KAI Divre II Sumbar Muh. Tri Setyawan, serta jajaran Pemerintah Kota Padang.
Pertemuan tersebut membahas dukungan KAI terhadap program strategis pemerintah daerah, khususnya penataan kawasan Kota Tua, pemanfaatan aset perusahaan untuk kepentingan masyarakat, dan penguatan sistem transportasi publik.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan perusahaan siap bersinergi dalam program beautifikasi Kota Tua Padang guna memperkuat identitas kota sekaligus mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif.
KAI juga membuka ruang koordinasi pemanfaatan lahan perusahaan untuk kebutuhan sosial, termasuk rencana pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana, sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, KAI mendukung optimalisasi aset dan peningkatan utilitas jalur kereta api, termasuk penguatan layanan KA Bandara sebagai bagian integrasi transportasi kota.
Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan konektivitas dan memperluas akses masyarakat terhadap transportasi publik.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan aspek keselamatan menjadi prioritas dalam sinergi tersebut.
“Kami siap terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan transportasi yang selamat, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Reza dalam keterangan resmi.
Ia menambahkan, KAI bersama Pemerintah Kota Padang membentuk tim teknis untuk merumuskan langkah konkret peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang.
KAI Divre II Sumbar menilai kolaborasi ini sebagai dukungan terhadap visi pembangunan Kota Padang yang modern, tertata, serta berorientasi pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.(*)
Editor : Hendra Efison