PADEK.JAWAPOS.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca dan gelombang di wilayah perairan Sumatera Barat untuk periode 30 April hingga 3 Mei 2026.
Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, mengimbau masyarakat dan pelaku aktivitas kelautan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Berdasarkan prakiraan cuaca maritim, sebagian besar perairan Sumatera Barat akan didominasi kondisi berawan tebal hingga hujan yang disertai petir.
Sejumlah wilayah yang perlu mendapat perhatian khusus antara lain perairan Padang, Padangpariaman, serta kawasan Timur Pagai yang diperkirakan mengalami hujan petir pada hari pertama periode tersebut.
Baca Juga: Universitas Alifah Padang Wisuda 63 Lulusan, Siap Perkuat Tenaga Kesehatan
Selain cuaca, BMKG juga mencatat potensi gelombang laut yang perlu diwaspadai.
Secara umum, tinggi gelombang berada pada kategori rendah hingga sedang, namun di beberapa titik berpotensi mencapai 2,5 meter.
“Potensi tinggi gelombang hingga 2,5 meter diperkirakan terjadi di perairan Agam–Pasaman Barat, Padang–Padangpariaman, Pesisir Selatan, serta hampir seluruh wilayah Kepulauan Mentawai, termasuk Siberut, Sipora, dan Pagai,” ujar Sahat, Rabu (29/4/2026).
Kondisi angin selama periode tersebut diprediksi relatif tenang dengan kecepatan berkisar antara 1 hingga 8 knots.
Arah angin bervariasi, dominan dari Barat Laut dan Barat pada awal periode, kemudian bergeser dari Timur Laut memasuki awal Mei.
Baca Juga: Prediksi Atletico Madrid vs Arsenal Semifinal UCL 2026: Susunan Pemain & Ambisi Sejarah Arteta
Pada tanggal 1 hingga 2 Mei 2026, kondisi cuaca diperkirakan semakin memburuk dengan potensi hujan petir yang meluas ke wilayah perairan Pesisir Selatan dan Barat Pagai.
Meski kecepatan angin tidak tinggi, perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba dapat memengaruhi stabilitas gelombang laut.
Memasuki 2 hingga 3 Mei 2026, BMKG mencatat pergeseran potensi hujan petir ke wilayah Agam–Pasaman Barat serta kembali ke wilayah Barat Siberut dan Barat Pagai.
Pengguna jasa transportasi laut diimbau untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala guna mengantisipasi risiko di lapangan.
Selain itu, BMKG juga merilis prediksi pasang surut air laut untuk 30 April 2026.
Baca Juga: KAI Divre II Sumbar Gelar Rapat Safety Committee April 2026, Perkuat Komitmen Keselamatan Kerja
Pasang air laut diperkirakan terjadi pada pukul 04.00–08.00 WIB dan sore hari pukul 17.00–20.00 WIB.
Sementara kondisi surut diprediksi berlangsung pada pukul 11.00–14.00 WIB dan menjelang tengah malam pukul 22.00–24.00 WIB.
BMKG Maritim Teluk Bayur menegaskan pentingnya memastikan kondisi cuaca sebelum melakukan aktivitas pelayaran maupun rekreasi di pantai.
Hal ini dilakukan guna menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Informasi terbaru terkait kondisi cuaca dapat diakses secara real-time melalui kanal resmi BMKG di maritim.bmkg.go.id. (cc1)
Editor : Hendra Efison