PADANG, PADEK.JAWAPOS.COM – Harga emas perhiasan di Pasar Raya Padang masih bertahan di kisaran Rp5,9 juta per 2,5 gram atau satu emas dalam sebulan terakhir, meski nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah terus menguat di pasar global.
Pantauan di sejumlah toko emas di Pasar Raya Padang, Selasa (19/5/2026), menunjukkan harga emas lokal belum mengalami lonjakan signifikan seperti yang sempat terjadi saat gejolak geopolitik dunia meningkat beberapa waktu lalu.
Pemilik Toko Emas Melati Indah, Rico Fernanda, mengatakan harga emas saat ini berada di level Rp2,36 juta per gram.
“Harga emas sekarang Rp5,9 juta per emas atau 2,5 gram. Sudah sekitar sebulan berada di angka itu,” ujar Rico.
Baca Juga: Gubernur Sumbar Turun ke Tambang Emas Ilegal di Sijunjung, Minta Penambang Segera Urus Izin
Menurutnya, harga emas antar toko memang bisa berbeda tergantung kebijakan pedagang, namun rata-rata masih berada di bawah Rp6 juta per 2,5 gram.
“Kalau lebih dari Rp6 juta agak sulit karena daya beli masyarakat juga terbatas,” katanya.
Selain melayani pembelian, toko emas juga menerima penjualan kembali dari masyarakat dengan harga sekitar Rp5,5 juta per 2,5 gram.
Konflik Timur Tengah Pernah Bikin Harga Melonjak
Rico mengaku kondisi pasar emas saat ini jauh lebih tenang dibandingkan ketika konflik Iran dan Israel memanas.
Baca Juga: FGD PETI Sumbar Bongkar Dugaan Beking Tambang Ilegal, 9 Orang Tewas dalam Dua Pekan
Saat itu, harga emas sempat melonjak tajam karena investor global beralih ke emas sebagai instrumen investasi aman atau safe haven.
“Waktu konflik Iran-Israel, harga emas bergerak sangat cepat dan susah diprediksi,” ujarnya.
Namun kini, meskipun dolar Amerika Serikat mengalami penguatan, harga emas di pasar lokal Padang belum mengalami perubahan besar.
“Dolar memang naik, tapi harga emas di sini belum terlalu terdampak,” tambah Rico.
Ia menyebut aktivitas jual beli emas di tokonya masih berjalan cukup seimbang antara masyarakat yang membeli dan menjual emas.
Baca Juga: Yota Balad Bawa 7 Proposal Strategis ke Bappenas, Fokus Air Bersih hingga Jalur Evakuasi Pariaman
Menurutnya, sebagian warga masih memilih emas sebagai instrumen investasi jangka panjang karena dianggap lebih aman dibandingkan investasi lain.
Beberapa Toko Mulai Turunkan Harga Emas
Di sisi lain, sejumlah toko emas mulai melakukan penyesuaian harga untuk menjaga transaksi tetap bergerak.
Karyawan Toko Mas Singgalang Indah, Feri, mengatakan harga emas di tokonya turun Rp200 ribu dalam dua hari terakhir, dari Rp5,9 juta menjadi Rp5,7 juta per 2,5 gram.
“Sudah dua hari ini turun jadi Rp5,7 juta. Biasanya Rp5,9 juta,” ungkap Feri.
Ia menduga penurunan harga tersebut dipengaruhi kondisi pasar lokal yang mulai sepi pembeli.
“Pasar sekarang agak sepi, mungkin itu yang membuat harga sedikit turun,” ujarnya.
Baca Juga: Hari Jadi Kota Padang ke-357 Siap Tampil Spektakuler dengan Konsep Gastronomi dan Kota Tua
Meski begitu, para pedagang optimistis permintaan emas masih akan stabil menjelang momentum tertentu seperti musim hajatan dan Idul Adha.
Stabilnya harga emas saat ini dinilai menjadi peluang bagi masyarakat yang ingin membeli emas tanpa khawatir menghadapi lonjakan harga mendadak.
Selain sebagai perhiasan, emas juga masih menjadi pilihan investasi masyarakat karena nilainya dianggap relatif aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.(*)
Editor : Hendra Efison