PADEK.JAWAPOS.COM – Pemerintah Kabupaten Padangpariaman mematangkan persiapan Nobar Piala Dunia FIFA 2026 Padangpariaman yang akan dipusatkan di Hall IKK Parikmalintang, dengan target sekitar 500 peserta yang diperkirakan memadati lokasi pada 26 Juni 2026.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga dirancang untuk mendorong perputaran ekonomi daerah melalui keterlibatan pelaku UMKM.
Persiapan tersebut mengacu pada Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 400.2.7/46577/SJ tertanggal 14 Juni 2026 tentang penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia FIFA 2026.
Pemerintah daerah menindaklanjuti arahan itu dengan koordinasi lintas instansi bersama TVRI Sumatera Barat dan sejumlah pihak terkait.
Sinergi Pemda dan TVRI Sumbar
Rapat koordinasi digelar di Ruang Rapat Dinas Komunikasi dan Informatika Padangpariaman pada Jumat (19/6/2026) sebagai langkah finalisasi teknis pelaksanaan kegiatan.
Pemerintah daerah memastikan seluruh aspek mulai dari teknis siaran, keamanan, hingga kesiapan lokasi berjalan sesuai rencana.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Padangpariaman, Zahirman, menyampaikan bahwa laga yang akan diputar dalam kegiatan tersebut adalah pertandingan Grup D antara Amerika Serikat melawan Turki.
Ia menegaskan kegiatan ini menjadi momentum menghadirkan atmosfer Piala Dunia secara langsung di tengah masyarakat.
“Pertandingan Grup D antara Amerika Serikat melawan Turki akan kami tayangkan di Hall IKK Parikmalintang,” ujar Zahirman, Jumat (19/6/2026). Ia menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang agar masyarakat bisa menikmati euforia sepak bola dunia secara bersama-sama.
UMKM Jadi Penggerak Ekonomi
Selain menghadirkan tontonan sepak bola, Nobar Piala Dunia FIFA 2026 Padangpariaman juga diarahkan untuk memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha lokal.
Pemerintah daerah menyiapkan ruang khusus bagi UMKM untuk memasarkan produk kuliner dan usaha kreatif selama kegiatan berlangsung.
Zahirman menegaskan bahwa pelibatan UMKM menjadi bagian penting dari strategi pemerintah daerah dalam menggerakkan ekonomi berbasis event.
Masyarakat yang hadir tidak hanya menonton pertandingan, tetapi juga dapat menikmati dan membeli produk lokal yang disediakan.
“Kegiatan nonton bareng ini akan melibatkan pelaku UMKM Kabupaten Padangpariaman. Kami ingin momentum Piala Dunia ini memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah memperkirakan sekitar 500 orang akan hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Angka ini dinilai cukup signifikan untuk memberikan efek ekonomi bagi sektor usaha kecil di sekitar lokasi acara.
TVRI Sumbar Apresiasi Padangpariaman
Sementara itu, Kepala Stasiun TVRI Sumatera Barat, TB. M. Yusuf Hidayat, menyebut pelaksanaan nobar ini sebagai bentuk kolaborasi strategis antara TVRI Sumbar dan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat Padangpariaman yang menjadi kabupaten pertama di Sumatera Barat yang secara resmi menggelar nonton bareng Piala Dunia FIFA 2026.
Menurutnya, inisiatif ini mencerminkan respons positif terhadap arahan pemerintah pusat. “Ini merupakan bentuk kolaborasi TVRI Sumatera Barat dengan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman,” ujarnya.(*)
Editor : Hendra Efison