PASAMAN, PADEK.JAWAPOS.COM – Penantian panjang masyarakat Nagari Muaro Tais, Kecamatan Mapat Tunggul, Kabupaten Pasaman, akhirnya berbuah hasil. Jalan kabupaten sepanjang sekitar 7,5 kilometer yang selama puluhan tahun dikenal berlumpur dan sulit dilalui kini telah beraspal mulus.
Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi karena mempercepat distribusi hasil pertanian menuju pusat perdagangan di Pasaman hingga Kota Padang.
Perubahan kondisi jalan itu disambut antusias warga yang selama bertahun-tahun menghadapi kendala transportasi, terutama saat musim hujan.
Jalan yang sebelumnya menjadi hambatan utama mobilitas masyarakat kini telah berubah menjadi akses yang lebih layak untuk kendaraan pengangkut hasil bumi.
Wali Nagari Muaro Tais, Doni Saputra, mengatakan masyarakat merasakan manfaat besar dari pembangunan tersebut karena selama ini akses menuju Lubuksikaping maupun Pasa Rao sering terkendala kondisi jalan yang rusak.
"Selama puluhan tahun masyarakat harus melewati jalan berlumpur untuk membawa hasil pertanian. Sekarang jalannya sudah mulus sehingga aktivitas ekonomi menjadi jauh lebih lancar," ujarnya saat dihubungi.
Distribusi Hasil Pertanian Kini Lebih Efisien
Menurut Doni, pembangunan jalan memberikan dampak langsung terhadap sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat Nagari Muaro Tais.
Komoditas seperti kelapa sawit, karet, jagung, jengkol, hingga durian kini dapat diangkut lebih cepat menuju pasar.
Bahkan saat musim panen durian, hasil kebun masyarakat sudah dapat dipasarkan hingga ke Kota Padang tanpa menghadapi hambatan jalan seperti sebelumnya.
Ia menilai kondisi tersebut akan meningkatkan nilai jual hasil pertanian karena waktu tempuh distribusi menjadi lebih singkat dan biaya transportasi dapat ditekan.
Meski demikian, Doni menyebut masih terdapat sekitar 2,5 kilometer ruas jalan yang belum tertangani, termasuk satu unit jembatan yang masih memerlukan pembangunan.
Menurutnya, apabila seluruh ruas tersebut tersambung, konektivitas antarjorong di Nagari Muaro Tais akan semakin baik dan mempermudah aktivitas masyarakat.
Dibiayai APBN Melalui Inpres Jalan Daerah
Anggota DPR RI Benny Utama menjelaskan pembangunan jalan tersebut tidak menggunakan APBD Kabupaten Pasaman karena kebutuhan anggarannya cukup besar.
Ia mengatakan proyek akhirnya dapat direalisasikan melalui dukungan pemerintah pusat menggunakan skema Inpres Jalan Daerah (IJD) dari Kementerian Pekerjaan Umum.
Benny mengaku aspirasi perbaikan jalan Muaro Tais sebenarnya sudah diterima sejak dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati Pasaman, bahkan sebelum Kabupaten Pasaman Barat dimekarkan.
Permintaan serupa juga terus disampaikan masyarakat ketika dirinya menjadi Bupati Pasaman. Namun, keterbatasan kemampuan keuangan daerah membuat pembangunan belum dapat direalisasikan.
"Setelah dipercaya menjadi anggota DPR RI, kami kembali memperjuangkan usulan tersebut hingga akhirnya memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat," katanya.
Ia berharap keberadaan jalan baru mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang pemasaran hasil pertanian ke wilayah yang lebih luas.
Selain mempercepat distribusi menuju Pasa Rao dan Lubuksikaping, akses yang semakin baik juga diharapkan memperlancar pengiriman komoditas ke Kota Padang.
Benny juga mengajak masyarakat untuk menjaga infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Menurutnya, pemeliharaan sederhana seperti menjaga saluran drainase tetap bersih menjadi bagian penting untuk mempertahankan kualitas jalan.
BPJN Sumbar: Proyek Rampung pada 2025
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Priyandi Esa Putra, didampingi Kepala Satuan Kerja PJN I Andi Mulia Rusli serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Gustaf, mengatakan pembangunan jalan tersebut telah diselesaikan pada 2025.
Perbaikan dilakukan melalui program Inpres Jalan Daerah yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Nilai proyek mencapai sekitar Rp34 miliar untuk penanganan ruas sepanjang 7,5 kilometer.
Priyandi berharap infrastruktur yang telah selesai dibangun mampu meningkatkan konektivitas wilayah serta mempercepat pergerakan orang dan barang di Kecamatan Mapat Tunggul.
Selain memperlancar distribusi hasil pertanian, keberadaan jalan yang lebih baik juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan mendukung pembangunan kawasan pedesaan di Kabupaten Pasaman.
Pemerintah pun mengingatkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kondisi jalan agar tetap berfungsi optimal.
Drainase yang bersih serta penggunaan jalan sesuai kapasitas menjadi faktor penting untuk memperpanjang umur layanan infrastruktur tersebut.
Pembangunan jalan Muaro Tais menjadi salah satu contoh pemanfaatan program Inpres Jalan Daerah untuk memperbaiki konektivitas di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.
Dengan terbukanya jalur yang lebih layak, masyarakat kini memiliki harapan baru untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat roda perekonomian di kawasan pedalaman Kabupaten Pasaman.(*)
Editor : Hendra Efison