PADEK.JAWAPOS.COM—Warga Kota Solok digegerkan dengan penemuan sesosok pria lanjut usia yang meninggal dunia di aliran Sungai Batang Binguang, kawasan Gelanggang Batuang, Kelurahan Nan Balimo, Kecamatan Tanjung Harapan, Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Korban diketahui bernama Davler (81), berdasarkan identitas yang ditemukan petugas. Hingga Selasa siang, pihak berwenang masih berupaya melacak keberadaan keluarga maupun kerabat korban untuk proses penanganan lebih lanjut.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Solok, Edrizal, mengatakan laporan penemuan jasad tersebut diterima dari camat dan kapolsek setempat setelah adanya informasi dari warga yang melihat tubuh korban di tepi sungai.
Menindaklanjuti laporan itu, tim SAR gabungan bersama personel BPBD Kota Solok langsung menuju lokasi dan melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.
"Setelah dilakukan penyisiran, tim berhasil menemukan jasad korban di tepi sungai dalam keadaan sudah meninggal dunia," ujar Edrizal.
Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan
Setelah jasad berhasil dievakuasi, petugas melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka mencurigakan pada tubuh korban.
Kondisi jasad juga dilaporkan masih utuh. Berdasarkan temuan sementara tersebut, dugaan awal korban meninggal dunia setelah terseret arus sungai, meski penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans ke rumah sakit terdekat oleh petugas kesehatan bersama Kepala Puskesmas setempat.
Pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk memastikan penyebab kematian sekaligus melengkapi proses identifikasi.
BPBD Masih Melacak Keberadaan Keluarga
Edrizal menjelaskan, saat proses evakuasi berlangsung tidak ada warga di sekitar lokasi yang mengenali korban. Kondisi itu membuat petugas kesulitan menghubungi pihak keluarga.
Berdasarkan data pada kartu tanda penduduk (KTP), Davler tercatat sebagai warga Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok. Korban diketahui lahir di Simabur, Kabupaten Tanahdatar.
"Saat ini pihak kelurahan bersama RT dan RW di alamat KTP sedang berupaya melacak keberadaan keluarga atau kerabatnya di Kota Solok," kata Edrizal.
BPBD Kota Solok mengimbau masyarakat yang mengenal korban atau mengetahui keberadaan anggota keluarganya agar segera menghubungi aparat kelurahan maupun petugas terkait. Informasi tersebut diharapkan dapat mempercepat proses penanganan jenazah sesuai prosedur yang berlaku.(*)
Editor : Hendra Efison