Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kecelakaan Beruntun di Jalan Padang–Bukittinggi, Satu Tewas dan 10 Luka-luka usai Innova Gagal Menyalip

Randi Zulfahli • Senin, 6 Juli 2026 | 15:20 WIB
Petugas Satlantas Polres Padangpariaman melakukan olah TKP kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan di Jalan Padang–Bukittinggi, kawasan Sicincin, Senin (6/7/2026). (Polres Padangpariaman)
Petugas Satlantas Polres Padangpariaman melakukan olah TKP kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan di Jalan Padang–Bukittinggi, kawasan Sicincin, Senin (6/7/2026). (Polres Padangpariaman)

SICINCIN, PADEK.JAWAPOS.COM—Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di ruas Jalan Padang–Bukittinggi, tepatnya di Jorong Pasa Laban, Korong Sicincin, Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung, Kabupaten Padangpariaman, Senin (6/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Insiden yang melibatkan tiga kendaraan itu menyebabkan satu orang meninggal dunia dan 10 lainnya mengalami luka ringan.

Kasat Lantas Polres Padangpariaman, Iptu Rudi Chandra, mengatakan petugas langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi seluruh korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Kami menerima laporan kejadian laka lantas di wilayah hukum Polres Padangpariaman pada Senin pagi. Peristiwa ini melibatkan tiga kendaraan dan menimbulkan korban jiwa," kata Iptu Rudi Chandra, Senin.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula ketika mobil Toyota Kijang Innova BA 1446 AS melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang.

Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi mencoba mendahului mobil Suzuki Karimun BA 1986 OT yang berada di jalur yang sama.

Ketika proses menyalip berlangsung, kedua kendaraan bersenggolan. Benturan tersebut membuat Toyota Kijang Innova kehilangan kendali hingga menghantam sepeda motor Honda Scoopy BA 6574 FAC yang melaju searah di depannya.

Kronologi Kecelakaan Beruntun

Usai menabrak sepeda motor, Toyota Kijang Innova kembali oleng ke sisi kiri jalan. Kendaraan kemudian menghantam pagar rumah warga sebelum akhirnya berhenti dalam kondisi rusak.

Lokasi kejadian berada di ruas jalan lurus dengan permukaan aspal hotmix yang tergolong lebar. Polisi menyebut marka jalan dan rambu lalu lintas di kawasan tersebut masih berfungsi baik, sementara cuaca saat kejadian cerah dengan arus lalu lintas relatif lengang.

Pengemudi Toyota Kijang Innova diketahui bernama Ronny Patinasarani (47), seorang buruh harian lepas asal Lubukbuaya, Kecamatan Kototangah, Kota Padang. Ia mengalami pendarahan di bagian kepala dan telinga.

Korban sempat dievakuasi menuju RSUD Padangpariaman. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

Sementara itu, pengemudi Suzuki Karimun, Teguh Muslih Redi Perdana (33), mengalami luka lecet dan mendapatkan perawatan di Puskesmas Sicincin.

Pengendara Honda Scoopy, Sindi Edwina Putri (21), mengalami luka pada bagian wajah sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Padangpariaman.

Polisi Selidiki Penyebab Pasti Kecelakaan

Selain korban utama, sejumlah penumpang Toyota Kijang Innova juga mengalami luka ringan. Mereka adalah Sarah Gusteriko Nabila asal Tanahdatar, Muhammad Wildan Syaifulloh asal Bandar Lampung, Olan Wawan Sinaga asal Payakumbuh, dan Keisha Valonika Aditya asal Payakumbuh.

Penumpang Suzuki Karimun bernama Wulandari turut mengalami luka di bagian wajah dan dirawat di Puskesmas Sicincin.

Sementara dua anak yang berada di dalam kendaraan tersebut, Kenzie Ahmad Muslih dan Aisyah Muslih, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.

Di sisi lain, penumpang sepeda motor Honda Scoopy, Sindi Sindiva Laura, mengalami pergeseran rahang disertai luka lecet sehingga harus menjalani perawatan lanjutan di RSUD Padangpariaman.

Akibat peristiwa tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Secara keseluruhan, kecelakaan mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan 10 korban luka ringan tanpa adanya korban luka berat.

Iptu Rudi Chandra menegaskan Satlantas Polres Padangpariaman masih mendalami penyebab pasti kecelakaan melalui laporan polisi yang telah dibuat.

Petugas juga memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan bukti untuk memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi.(*)

Editor : Hendra Efison
#kecelakaan beruntun Sicincin #kecelakaan Padangpariaman #kecelakaan lalu lintas Sumbar #jalan Padang Bukittinggi #Satlantas Polres Padangpariaman