Kecelakaan dipicu oleh truk tangki Pertamina yang mengalami rem blong dan menyebabkan tujuh kendaraan terlibat serta dua orang mengalami luka ringan.
Kasatlantas Polres Tanahdatar, Iptu Andri Perkasa, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kecelakaan bermula saat mobil tangki Pertamina bernomor polisi BM 9761 QQ yang dikemudikan Yudi Rianto (51), melaju dari arah Salimpaung menuju Batusangkar.
"Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi kehilangan kendali karena rem kendaraan tidak berfungsi. Mobil tangki tersebut kemudian oleng ke kiri dan menabrak sejumlah sepeda motor serta sebuah mobil," ujar Iptu Andri, Selasa (10/6/2025).
Setelah menabrak sisi kiri jalan, sopir truk mencoba membanting setir ke kanan, namun justru kembali menabrak beberapa sepeda motor lain dan sebuah warung kebab di pinggir jalan.
Korban Luka dan Kendaraan yang Terlibat
Dua korban luka ringan tercatat dalam kecelakaan ini, yakni:
- H. Rissamir (65), pengendara Yamaha Mio BA 5782 AY, mengalami luka robek di kepala dan memerlukan jahitan.
- Rajik (30), pedagang kebab, mengalami luka robek di alis kiri dan juga telah mendapatkan jahitan.
“Sebanyak tujuh kendaraan terlibat dalam kecelakaan lalu lintas beruntun ini,” ungkap Iptu Andri.
Berikut daftar kendaraan yang terlibat:
- 1 unit truk tangki Pertamina BM 9761 QQ
- 1 unit Toyota Rush BA 1194 EW
- 1 unit Toyota Ayla BA 1106 EH
- 4 unit sepeda motor: Yamaha Vario BA 5438 EI, Yamaha Jupiter MX BA 5177 HY, Yamaha Mio Soul BA 3573 KP, dan Yamaha Mio BA 5782 AY
Kondisi jalan saat kejadian dilaporkan dalam keadaan lurus dengan cuaca cerah. Namun, pihak kepolisian tidak menemukan adanya rambu lalu lintas maupun marka jalan di lokasi, yang berpotensi memengaruhi tingkat kewaspadaan pengemudi.
“Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan kini telah diamankan di Kantor Satlantas Polres Tanahdatar untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tambah Iptu Andri.
Pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan dan memeriksa potensi kelalaian dalam peristiwa tersebut. Estimasi kerugian material disebut cukup besar, mengingat kerusakan parah yang dialami oleh tiga mobil dan empat sepeda motor.(*)
Editor : Hendra Efison