Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jalan Simpang Ganting Payo–Sumani Kini Mulus, Warga Guguak Malalo Sambut Gembira

Hendra Efison • Rabu, 23 Juli 2025 | 21:13 WIB

Akses jalan yang menghubungkan Simpang Ganting Payo hingga batas Tanahdatar–Sumani (P.092) kini kembali mulus dan bisa dilalui dengan nyaman.
Akses jalan yang menghubungkan Simpang Ganting Payo hingga batas Tanahdatar–Sumani (P.092) kini kembali mulus dan bisa dilalui dengan nyaman.
PADEK.JAWAPOS.COM —Akses jalan yang menghubungkan Simpang Ganting Payo hingga batas Tanahdatar–Sumani (P.092) kini kembali mulus dan bisa dilalui dengan nyaman.

Proyek rehabilitasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah rampung 100 persen dan disambut dengan antusias oleh warga sekitar.

Kepala Jorong Baiang, Safaruddin, mengungkapkan rasa syukurnya atas selesainya pembangunan tersebut, mewakili masyarakat Guguak Malalo.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas perhatian dan kepedulian terhadap infrastruktur yang sebelumnya sempat rusak parah.

“Dulu waktu jalan ini terputus, kendaraan sama sekali tak bisa lewat. Sekarang alhamdulillah sudah bagus, aksesnya lancar,” ujar Safaruddin, Rabu (23/7/2025).

Ia menjelaskan, jembatan yang dibangun kembali itu sangat membantu mobilitas masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas transportasi dan ekonomi warga.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi, dan Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar atas tuntasnya pekerjaan rehabilitasi.

“Kami sangat berharap pembangunan di Lubuak Malalo bisa terus berlanjut. Masih ada beberapa jembatan kecil yang rusak dan belum memenuhi standar. Kami butuh perhatian lanjutan,” tambahnya.

Safaruddin mengisahkan bahwa jalan tersebut sempat putus akibat luapan air yang tidak tertampung oleh saluran kecil pada 22 November 2024. Akibatnya, badan jalan terkikis dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan.

“Waktu itu saya bersama warga cari cara agar jalan bisa dilalui lagi, setidaknya oleh motor dan mobil kecil. Kami pasang balok kayu buat jembatan darurat, supaya anak-anak bisa tetap sekolah,” kenangnya.

Berdasarkan data dari Dinas BMCKTR Sumbar, kerusakan jalan disebabkan oleh curah hujan tinggi yang mengakibatkan erosi dan kerusakan struktur jalan. Rehabilitasi ini menjadi salah satu prioritas Pemprov Sumbar dan didanai melalui PAD TA 2025.

Lingkup pekerjaan mencakup pemasangan plat duiker, betonisasi jalan sepanjang 50 meter dengan lebar 6 meter dan bahu jalan 1 meter, serta pemasangan batu dan mortar sepanjang 60 meter. Proyek dimulai pada 12 Maret 2025 dan selesai pada 9 Juni 2025.

Baca Juga: Hari Anak Nasional 2025, KAI Divre II Sumbar Hadirkan Pengalaman Seru untuk Anak di Stasiun dan Kereta

Kepala Sekolah UPT SDN 08 Guguak Malalo, Jonni Firdaus, membenarkan bahwa jalan tersebut sangat penting bagi aktivitas masyarakat, terutama sektor pendidikan. Ia menyebutkan bahwa saat akses jalan terputus, pihak sekolah bahkan terpaksa meliburkan murid karena guru dan siswa tidak bisa melewati lokasi.

“Waktu itu anak-anak nggak bisa sekolah, guru-guru pun sudah sampai tapi nggak bisa lewat. Alhamdulillah sekarang jalan dan jembatan sudah bagus. Malah sekarang banyak warga nongkrong di sini karena view-nya juga indah,” kata Jonni.

Ia menilai kualitas konstruksi jalan cukup memadai dan layak digunakan dalam jangka panjang.

“Terima kasih semua pihak yang peduli. Jalan kami kini sudah lancar. Pemerintah benar-benar hadir untuk masyarakat,” tutupnya.(*)

Editor : Hendra Efison
#Warga Guguak Malalo Gembira #Jalan Simpang Ganting Payo Sumani Kini Mulus