Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Menkop UKM Pastikan Dukung Koperasi di Sumbar

Novitri Selvia • Senin, 4 Juli 2022 | 11:13 WIB
BERI DUKUNGAN: Menkop UKM, Teten Masduki, saat mengunjungi Kopinkra Pusako Minang Bukittinggi, di Rumah Kelahiran Bung Hatta, Jumat (1/7).(IST)
BERI DUKUNGAN: Menkop UKM, Teten Masduki, saat mengunjungi Kopinkra Pusako Minang Bukittinggi, di Rumah Kelahiran Bung Hatta, Jumat (1/7).(IST)
Stan pameran Koperasi Industri Kerajinan Rakyat (Kopinkra) Pusako Minang Bukittinggi, dikunjungi Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki, di Rumah Kelahiran Bung Hatta, Jumat (1/7).

Teten Masduki menyampaikan dukungan penuh terhadap seluruh koperasi yang ada di Sumatra Barat, termasuk koperasi binaan Kemenkop yang ada di Bukittinggi.

“Saya pikir Kopinkra Pusako Minang ini cukup produktif terutama dalam memberdayakan ibu-ibu membuat produk produk kriya dan saya kira dikelola dengan baik, sehingga betul-betul membantu para pengrajin untuk proses produksi dan mengembangkan usahanya saya sangat mengapresiasi,” kata Menteri Teten.

Menurutnya harus ada pengembangan lagi dan perlu penguatan permodal koperasi, Kemenkop dan UKM juga siap membantu promosi produk UKM lokal.

“Pemasaran dari Kopinkra Pusako Minang sudah luar biasa, ini tentu harus ditingkatkan lagi, kami siap memberikan pendampingan melalui pemerintah provinsi dan pemerintah daerah tingkat II, cuma memang kita harus terus mengembangkan model bisnis koperasia agar dapat menjadi pilihan rasional masyarakat dalam berusaha hingga lebih kompetitif,” jelasnya.

Menteri Teten didampingi Sekko Bukittinggi, Martias Wanto dan Kepala SKPD Disdikbud, Melfi Abra serta Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, Nauli Handayani.

Ketua Kopinkra Pusako Minang, Novita, menjelaskan, kopinkra Pusako Minang berdiri dari tahun 2011 di Bukittinggi. Pada tahun 2013 lalu Kopinkra mendapat bantuan sebesar Rp 100 juta, yang digunakan untuk pengembangan usaha koperasi.

“Kami merupakan binaan dari pusat, Alhamdulillah sampai sekarang sudah berkembang hampir Rp200 juta, saat ini koperasi kita memiliki 59 orang anggota, yang bisa meminjam hingga Rp30 juta,” kata Novita.

Kopinkra Pusako Minang berkembang melalui usaha bahan baku kerajinan tangan songket dan bordiran, koperasi ini juga terus mendapat binaan dari pusat, provinsi dan Pemerintah Kota Bukittinggi.

“Semua produk kita merupakan hand made yang diproduksi melalui bahan baku yang dimiliki Kopinkra Pusako Minang, kita punya toko bahan baku mukena dan bahan baku computerized, hasil produk kita dicari oleh wisatawan yang datang ke Bukittinggi, ada mukena, baju kurung, baju koko dan lain-lain, semuanya khas Bukittinggi,” pungkasnya. (ryp) Editor : Novitri Selvia
#Kopinkra Pusako Minang Bukittinggi #ukm #teten masduki #menkop ukm