Penghargaan itu diumumkan dalam seremoni resmi BAFTA di London, Inggris, dan dilaporkan sejumlah media internasional, termasuk NBC News pada Selasa (24/2/2026).
“Film Sinners membuat sejarah di British Academy Film Awards semalam, saat sutradara Ryan Coogler meraih penghargaan untuk skenario asli terbaik, menjadi pria kulit hitam pertama yang pernah memenangkan penghargaan tersebut,” tulis NBC News dalam laporannya.
Film Sinners masuk malam penganugerahan dengan 13 nominasi dan meraih tiga penghargaan utama.
Selain kategori Best Original Screenplay yang dimenangkan Coogler, film tersebut juga membawa pulang piala Best Supporting Actress yang diraih Wunmi Mosaku serta Best Original Score.
BAFTA merupakan salah satu ajang penghargaan perfilman paling bergengsi di Inggris yang kerap menjadi indikator awal menuju Academy Awards atau Oscar di Amerika Serikat.
Berdasarkan data yang dirilis penyelenggara, Sinners juga memimpin perolehan nominasi di ajang Academy Awards mendatang dengan total 16 nominasi, sekaligus mencatatkan rekor sebagai film dengan nominasi terbanyak dalam sejarah Oscar.
Ryan Coogler sebelumnya dikenal melalui sejumlah film sukses, termasuk Black Panther, yang juga mendapat pengakuan luas di tingkat global.
Kemenangan di BAFTA 2026 memperkuat posisi Sinners dalam persaingan musim penghargaan internasional, menjelang penyelenggaraan Academy Awards di Hollywood bulan depan.
Penyelenggara BAFTA belum merilis pernyataan tambahan terkait rekor tersebut, namun laporan resmi dan pemberitaan media internasional menegaskan capaian historis Coogler di kategori skenario asli.
Perolehan tiga penghargaan utama dan dominasi nominasi menempatkan Sinners sebagai salah satu film paling menonjol dalam musim penghargaan 2026.(*)
Editor : Hendra Efison