Menurut data Downdetector, gangguan ini memengaruhi akses baik melalui situs web maupun aplikasi seluler.
Hingga pukul 22.42 WIB, Downdetector mencatat 53.482 laporan gangguan, dengan 56% terkait aplikasi mobile. Masalah ini dilaporkan menyebar di seluruh Amerika Serikat, terutama di New York, Los Angeles, Dallas, dan Houston.
Di Indonesia, termasuk di Kota Padang, Sumatera Barat, sejumlah pengguna juga mengeluhkan timeline tidak bisa diakses saat membuka X. "Saya kira jaringan WIFI yang bermasalah, rupanya X yang down," ujar Delmi, seorang pengguna media sosial X di Padang.
Gangguan Kedua dalam Satu Minggu
USA Today melaporkan, gangguan ini lanjutan dari masalah singkat pada Selasa, 13 Januari 2026, yang memengaruhi lebih dari 24.000 pengguna.
Hingga kini, penyebab gangguan pada Jumat malam inj masih belum jelas.
Namun demikian, dalam beberapa bulan terakhir, X menghadapi isu terkait platform infrastruktur internet Cloudflare.
Pada November dan Desember 2025, Cloudflare mengalami gangguan yang memengaruhi berbagai layanan, termasuk X, LinkedIn, Fortnite, dan DoorDash.
Riwayat Masalah Layanan X
Tahun lalu, X juga melaporkan gangguan yang disebabkan oleh perubahan sistem pada Cloudflare, meski perusahaan tidak memberikan penjelasan resmi.
Gangguan layanan seperti ini menunjukkan rentannya akses platform terhadap masalah teknis eksternal dan perubahan infrastruktur sekaligus mengingatkan pentingnya pemeliharaan sistem secara rutin.(*)
Editor : Heri Sugiarto