PADEK.JAWAPOS.COM-Tadarus Al Quran adalah aktivitas membaca, mempelajari, dan merenungkan ayat-ayat suci Al Quran secara bersama-sama atau bergantian (mudarasah), seringkali dengan saling menyimak untuk memperbaiki bacaan.
Manfaat utamanya meliputi mendulang pahala, mendapatkan syafaat di hari kiamat, menenangkan hati, serta meningkatkan ilmu dan kecerdasan spiritual.
Pembiasaan membaca Al Quran dapat dilakukan setiap pagi sebelum pelajaran dimulai. Pembiasaan membaca Al Quran di sekolah sangat baik untuk dilakukan oleh sekolah negeri maupun swasta, baik sekolah umum maupun sekolah Islam.
Jika program pembiasaan pembacaan Al Quran terus berlanjut, insyaallah tujuan mulia yang ingin dicapai dari program ini akan terwujud.
Akan tetapi, semuanya itu perlu dukungan penuh dari orang tua siswa. Proses pendidikan seorang anak tidak dapat hanya dilakukan oleh sekolah saja.
Orang tua memiliki pengaruh yang sangat besar bagi perkembangan anak sehingga dukungan dan peran serta orang tua sangat diperlukan guna suksesnya program yang dilakukan oleh sekolah.
Orang tua hendaknya mengawasi dan menyertai pendidikan anak sehingga terwujud peserta didik yang berkarakter baik guna kebaikan masa depannya.
Pembiasaan membaca Al Quran pagi hari di sekolah menjadi salah satu upaya untuk membentuk karakter peserta didik yang religius, cerdas, dan tangguh dalam menghadapi tantangan zaman.
Melalui pendidikan karakter, diharapkan peserta didik menjadi generasi muda yang berilmu pengetahuan tinggi dengan dibekali iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis ,serta bertanggung jawab.
Dengan pembiasaan membaca Al Quran ini diharapkan akan dapat memperbaiki adab anak bangsa karena sesungguhnya adab itu lebih tinggi daripada ilmu.
Pembekalan agama merupakan fondasi yang penting dalam penanaman dan pembentukan karakter peserta didik di sekolah.
Pembekalan agama akan membuat peserta didik kokoh pada pendiriannya dan tidak mudah goyah terhadap segala godaan untuk melakukan perbuatan-perbuatan negatif.
Pemberian bekal agama tidak hanya dilakukan melalui mata pelajaran agama saja, tetapi peserta didik juga perlu dibiasakan dengan kegiatan yang mengandung nilai-nilai keagamaan, salah satunya adalah melalui pembiasaan membaca Al Quran.
Tujuan pembiasaan membaca Al Quran di sekolah adalah untuk menumbuhkan dan meningkatkan keimanan melalui pemberian dan pemupukan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam, sehingga mereka akan menjadi manusia yang berkembang dalam hal keimanan dan ketakwaan.
Dengan pembiasaan membaca Al Quran, hati menjadi tenang dan pikiran menjadi lapang sehingga kegiatan belajar dilakukan dengan lebih semangat karena belajar juga merupakan ibadah.
Pada kegiatan sebelum belajar didalam kelas, siswa SDN 11 Lawang Mandahiling didahului dengan berdoa bersama dan membaca surat pendek, ini dilakukan oleh seluruh kelas mulai dari kelas 1 sampai pada kelas 6.
Pada bulan puasa, semua amal ibadah yang kita lakukan akan berlipat ganda pahalanya, termasuk tadarus Alquran.
Seperti yang diriwayatkan oleh Iman At-Tarmidji dalam hadis Rasulullah SAW, dengan membaca satu huruf Alquran, maka Allah SWT akan melipatgandakan pahala kita dengan 10 kebajikan.
Tentu, dengan tadarus Al Quran secara rutin selama bulan Ramadan, kita akan mendapatkan banyak pahala. Manfaat lainnya yang bisa kita rasakan adalah menjalin silaturahmi yang mungkin terputus karena kesibukan masing-masing.
Tadarus Al Quran pada bulan puasa bisa dilakukan bersama-sama di masjid atau musala. Hal ini dapat mempererat hubungan silaturahmi dengan sesama muslim lainnya.
Dengan datang ke masjid atau musola untuk tadarus alquran, kita juga bisa terhindar dari perbuatan dosa seperti gibah. Seringkali kita melakukan gibah bersama teman di waktu luang.
Nah, dengan meniatkan diri untuk tadarus Al Quran di masjid atau musala, kita bisa menghindari gibah dan perbuatan merugikan lainnya.
Setelah itu dilaksanakan dengan membaca Al Quran secara bergantian untuk kelas tinggi dan membaca iqra’ untuk kelas rendah.diawal-awal pelaksannan kegiatan ini agak terkendala dengan banyaknya siswa yang lupa membawa Alquran atau iqrak kesekolah.
Namun, setelah berjalanya waktu kebiasan membawa Al Quran dan iqra’ sudah membiasa bagi murid SDN 11 Lawang Mandahiling. Bahkan karena setiap harinya kegiatn ini dilaksakan anak-anak bisa memperbaiki bacaanya dan menambah kecintaanya pada kitab suci Al-quran.
Sekaligus bisa membentuk karakter religisu anak dan memdekatkan mereka pada Al Quran. Di UPT SDN 11 Lawang Mandahiling Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanahdatar, kita memiliki kebiasa baik selama bulan Ramadhan ini dengan kegiatan Tadarus Al Quran.
Kegiatan ini dilaksanakan sebelum bulan Ramadhan dan diteruskan juga selama bulan Ramadhan ini. Selama bulan Ramadhan ini kegiatan ini dilaksanakan sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Kegiatan tadarus al-quran ini dilaksanakan sekitar 10-15 menit setiap harinnya.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa yang sudah bisa membaca alquran secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan menjadi kebiasan positif dan membuat siswa dekat dengan Al Quran.(Rozi Yasri Mairizal, S.Pd.I.Gr, Guru UPT SDN 11 Lawang Mandahiling)