Program “Mudik Aman Berbagi Harapan” yang digagas PT Semen Padang untuk membantu masyarakat pulang kampung tanpa beban biaya.
Suasana dermaga tampak dipenuhi warga dengan berbagai barang bawaan, mulai dari koper, tas besar hingga kardus, yang bersiap menempuh perjalanan laut menuju kampung halaman masing-masing.
Program Mudik Gratis Bantu Warga
Program “Mudik Aman Berbagi Harapan” menjadi solusi bagi masyarakat, khususnya warga Kepulauan Mentawai, untuk dapat merayakan Lebaran bersama keluarga.
Melalui program ini, para pemudik tidak hanya mendapatkan fasilitas transportasi gratis, tetapi juga dukungan perlengkapan perjalanan.
Bagi para peserta, perjalanan ini bukan sekadar perpindahan lokasi, melainkan momen untuk melepas rindu dan berkumpul kembali dengan keluarga setelah sekian lama merantau.
Pengalaman Pemudik
Salah seorang pemudik, Sarjualirti, mengaku bersyukur dapat mengikuti program tersebut bersama suaminya, Muhammad Fadil.
Ia menyebut ini sebagai pengalaman pertamanya mengikuti mudik gratis yang difasilitasi PT Semen Padang.
“Ini pengalaman pertama kami mengikuti program mudik gratis bersama Semen Padang. Program ini sangat membantu masyarakat, terutama yang memiliki keterbatasan biaya. Saya sangat senang bisa ikut,” ujarnya.
Sarjualirti yang merupakan ASN Dinas Kominfo Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menilai program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal serupa disampaikan Wiwik Syamsuar, warga Mentawai yang hendak pulang ke Padang Pariaman.
Ia mengaku telah tiga kali mengikuti program mudik gratis PT Semen Padang dan merasakan manfaatnya secara langsung.
“Peserta mudik tidak hanya mendapatkan tiket gratis, tetapi juga perlengkapan perjalanan seperti pakaian, air mineral, dan makanan ringan. Hal-hal kecil ini sangat berarti, apalagi untuk perjalanan laut yang panjang,” katanya.
Suasana Haru di Dermaga
Menjelang keberangkatan, suasana di Dermaga Tua Peijat dipenuhi rasa haru. Para pemudik mulai menaiki kapal satu per satu, diiringi lambaian tangan keluarga dan kerabat yang mengantar.
Sebagian tampak tersenyum, sementara lainnya menahan haru saat melepas keberangkatan orang-orang terdekat.
Perlahan, KM Sabuk Nusantara 68 meninggalkan dermaga, membawa ratusan pemudik menuju kampung halaman dengan harapan dapat merayakan Lebaran bersama keluarga.(*)
Editor : Hendra Efison