Kedatangan Park dari PSV Eindhoven awalnya dianggap sejumlah pihak sebagai strategi pemasaran klub di pasar Asia.
Namun, kontribusi pemain asal Korea Selatan tersebut kemudian terbukti krusial bagi keberhasilan United di kompetisi domestik dan Eropa.
Park menghadapi tantangan berat di awal kariernya di Old Trafford karena harus beradaptasi dengan gaya bermain Liga Inggris yang keras.
Ia juga bersaing dengan pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo dan Wayne Rooney.
Meski tidak menonjol secara teknik, Park dikenal memiliki stamina tinggi dan etos kerja luar biasa. Ia bahkan dijuluki “pemain dengan tiga paru-paru” oleh para suporter.
Manajer Sir Alex Ferguson menilai disiplin taktik Park sebagai aset penting tim. Ia kerap mendapat tugas khusus untuk menjaga pemain kunci lawan dalam pertandingan besar.
“Dia adalah pemain yang ingin dimiliki oleh semua orang,” ujar Ferguson dalam sebuah kesempatan.
Selama membela Manchester United, Park membantu klub memenangkan empat gelar Liga Inggris, satu Liga Champions Eropa, dan satu Piala Dunia Antarklub.
Efektivitas permainannya juga diakui pemain top seperti Andrea Pirlo dan Wayne Rooney.
Park beberapa kali dipercaya mengenakan ban kapten sebagai bentuk penghargaan atas kepemimpinan dan loyalitasnya di tim.
Ia menutup karier bersama United dengan lebih dari 200 penampilan.
Keberhasilan Park Ji-sung meninggalkan warisan penting bagi pesepak bola Asia. a menjadi bukti bahwa pemain dari kawasan tersebut mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa dan menjadi inspirasi bagi generasi muda. (CR3)
Editor : Hendra Efison