Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Diskominfo Padang Gelar Workshop Tangkal Serangan Siber, Fokus pada Ransomware dan Web Defacement

Hendra Efison • Selasa, 20 Mei 2025 | 11:53 WIB

Workshop Kewaspadaan Insiden Siber Ransomware dan Penanganan Insiden Siber Web Defacement yang diikuti oleh Agen CSIRT Pemko Padang.
Workshop Kewaspadaan Insiden Siber Ransomware dan Penanganan Insiden Siber Web Defacement yang diikuti oleh Agen CSIRT Pemko Padang.
PADEK.JAWAPOS.COM–Memperkuat keamanan sistem layanan publik berbasis teknologi, Diskominfo Kota Padang menggelar Workshop Kewaspadaan Insiden Siber Ransomware dan Penanganan Insiden Siber Web Defacement.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa (20/5/2025) hingga Kamis (22/5/2025) di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aie Pacah, Padang.

Workshop ini diikuti oleh agen Padang-CSIRT (Computer Security Incident Response Team) yang berasal dari seluruh OPD Pemko Padang. Narasumber utama dalam kegiatan ini berasal dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN); Roybafin Sukisman.

Asisten Administrasi Umum Setdako Padang, Corry Saidan, menekankan pentingnya perlindungan data dan keamanan informasi dalam sistem pelayanan publik digital.

“Keamanan informasi yang andal akan membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem pelayanan publik itu sendiri. Dibutuhkan pengelolaan risiko keamanan informasi yang komprehensif agar layanan publik berjalan lancar dan kerahasiaannya terjaga,” jelas Corry.

Menurutnya, sistem pelayanan publik digital adalah bagian dari Program Unggulan (Progul) Padang Amanah, sehingga identifikasi risiko mulai dari high, medium, hingga low risk menjadi langkah penting dalam menjaga keamanannya.

“Mewujudkan Kota Padang sebagai kota yang aman digital tidak bisa hanya dibebankan kepada Diskominfo. Harus ada dukungan seluruh OPD melalui agen Padang-CSIRT masing-masing,” tegasnya.

Kota Padang sendiri telah meluncurkan Padang-CSIRT sejak 2022, yang bertugas sebagai garda terdepan dalam menangani ancaman dan insiden keamanan siber di lingkungan pemerintah kota.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Padang, Boby Firman, menyatakan bahwa workshop ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan agen CSIRT menghadapi ancaman nyata, seperti ransomware dan web defacement.

“Melalui workshop ini, peserta diharapkan lebih memahami jenis-jenis serangan siber, serta mampu melakukan penanganan dan pemulihan dari insiden ransomware maupun defacement,” kata Boby Firman.

Ia menambahkan, kewaspadaan terhadap insiden siber menjadi kebutuhan mendesak, seiring dengan meningkatnya jumlah serangan siber secara global maupun nasional dalam beberapa tahun terakhir.(*)

Editor : Hendra Efison
#Diskominfo Padang #Tangkal Serangan Siber #Web Defacement #Ransomware