Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Harga Emas 24 Karat Turun Rp50 Ribu, Warga Tahan Transaksi di Pasar Raya Padang

Mengki Kurniawan • Kamis, 12 Februari 2026 | 20:13 WIB

Pantauan di pusat perbelanjaan Pasar Raya Padang pada Kamis (12/2/2026) menunjukkan aktivitas perdagangan emas tidak seramai biasanya.
Pantauan di pusat perbelanjaan Pasar Raya Padang pada Kamis (12/2/2026) menunjukkan aktivitas perdagangan emas tidak seramai biasanya.
PADEK.JAWAPOS.COM—Fluktuasi harga emas dalam beberapa waktu terakhir membuat masyarakat Kota Padang menahan transaksi pembelian maupun buyback.

Ketidakpastian harga di pasar global berdampak langsung pada daya beli warga yang kini cenderung ragu melakukan transaksi logam mulia.

Pantauan di pusat perbelanjaan Pasar Raya Padang pada Kamis (12/2/2026) menunjukkan aktivitas perdagangan emas tidak seramai biasanya.

Banyak warga datang hanya untuk memantau pergerakan harga tanpa melakukan pembelian dalam jumlah besar.

Harga Emas 24 Karat Turun Rp50 Ribu

Salah satu pelaku usaha yang merasakan dampak kondisi ini adalah Toko Emas Sumbar Riau yang berlokasi di kawasan strategis Pasar Raya.

Toko tersebut mengakui ketidakstabilan harga menjadi faktor utama menurunnya minat beli masyarakat sejak kenaikan harga yang melonjak drastis beberapa waktu lalu.

Villar (22), karyawan Toko Emas Sumbar Riau, menyebut pergerakan harga emas saat ini sangat dinamis dengan perubahan yang bisa terjadi dalam hitungan hari.

"Harga emas saat ini belum stabil. Fluktuasi harganya bisa turun atau naik di kisaran Rp50.000 hingga Rp100.000 per harinya," ujar Villar saat ditemui Kamis (12/2/2026).

Per Kamis ini, harga emas murni 24 karat tercatat Rp2.720.000 per gram, turun Rp50.000 dibandingkan hari sebelumnya yang berada di level lebih tinggi.

Untuk emas kadar 75 persen, harga dibanderol Rp2.400.000 per gram.

Sementara emas kadar 70 persen dijual seharga Rp2.250.000 per gram.

Warga Pilih “Wait and See”

Villar menjelaskan bahwa meskipun terjadi penurunan harga hari ini, masyarakat tetap merasa cemas karena harga emas masih tergolong tinggi dibandingkan periode tahun lalu.

Kondisi tersebut membuat sebagian besar warga memilih menunggu hingga harga kembali stabil atau menyentuh titik terendah sebelum memutuskan berinvestasi.

Ia menyebut aktivitas jual beli di tokonya mengalami penurunan yang cukup terasa karena pelanggan yang biasanya rutin membeli emas kini mengambil sikap “wait and see”.

Lebih lanjut, Villar memprediksi tren kenaikan harga masih mungkin terjadi, terutama menjelang bulan puasa yang secara historis kerap diikuti peningkatan harga logam mulia.

Ia memperkirakan harga emas murni bisa mencapai Rp7,3 juta per satu emas atau setara 2,5 gram pada momentum tersebut.

"Kami memprediksi harga emas pada bulan puasa nanti akan tembus Rp7,3 juta per satu emasnya," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, para pedagang berharap fluktuasi harga harian tidak terlalu ekstrem agar minat masyarakat kembali meningkat dan aktivitas perdagangan logam mulia di Kota Padang kembali stabil. (CR3)

Editor : Hendra Efison
#fluktuasi emas 2026 #Toko Emas Sumbar Riau #pasar raya padang #harga emas 24 karat